71 Tahun kemerdekaan Indonesia,Ekonomi Masih Dikuasai Warga Negara Asing





Jakarta- 71 Tahun Indonesia Merdeka, bangsa kita adalah bangsa yang besar dibuktikan dengan perjuangan dalam meraih kemerdekaan melawan penjajahan saat perjuangan.

Bangsa kita adalah bangsa yang besar mampu menyesuaikan dengan kebutuhan, ironisnya yang kita liat anak negeri generasi penerus bangsa saat ini susah payah menuntut ilmu bahkan sampai ke luar negeri ironisnya prestasi anak negeri generasi penerus bangsa tidak pernah dihargai oleh pemerintahan saat ini, mereka hanya melihat sisi like or this like dan faktor kedekatan demikian di katakan Markoni Koto SH ketua DPP Ormas Pekat IB.

Bedakan dengan di luar negeri, mereka menghargai prestasi daripada anak negerinya, bahkan difasilitasi untuk lebih maju.

Kita bisa lihat perbedaan penghormatan prestasi antara luar negeri dan negeri kita saat ini, 71 tahun Indonesia Merdeka , sehebat apapun prestasi anak negeri di negara ini tidak pernah dihargai oleh pemerintahan saat ini.

Satu harapannya, selamatkan bangsa ini daripada politisi busuk dan antek antek asing, ini pesan moralnya di 71 tahun Indonesia Merdeka.

Prestasi anak negeri di negara ini tidak dihargai oleh pemerintahan saat ini karena sistem ketatanegaraan yang salah arah tentunya para steak holder, politisi dan mereka unsur yang terkait hendak segera bangun dan bangkit untuk membangun bangsa ini untuk kearah yang lebih baik, sesuai yang diharapkan seluruh rakyat Indonesia.

Selama ini mereka sudah lama tertidur nyenyak, 71 tahun Indonesia Merdeka Kedaulatan Bangsa "terkikis", mulai dari Politik, ekonomi, budaya dan Pendidikan dikuasai oleh asing.

Untuk semua elemen bangsa juga steak holder dan unsur terkait , mari bangun dari tidur, bangun dari mimpi mimpi indah untuk bersama agar bangsa ini kembali utuh, kasihan mereka para pendiri bangsa terdahulu saat perjuangan yang rela mengorbankan harta, , keluarga dan nyawa demi untuk merebut kemerdekaan, merebut Bendera Merah Putih.

Kemerdekaan yang kita raih bukan didapat dari pemberian tapi karena perjuangan, makanya kita disebut "Bangsa Yang berdaulat" bangsa yang berdaulat menang dan meraih kemerdekaan dengan sebuah peperangan (proses Perjuangan).

Untuk itu untuk pemerintahan saat ini, sebagai Intrumen kemasyarakatan yang cinta tanah air , "Mari selamatkan bangsa ini dari sudut apapun, dari kehancuran, dari yang sudah terlihat didepan mata dari segi ekonomi bangsa ini sudah dijajah asing 100%, ingat dijajah ekonomi lebih sakit daripada dijajah phisik.

Agar bangsa ini tidak semakin terperosok semakin dalam , tentunya marilah kita berkumpul, bersatu, menyatukan visi dan misi, yang berguna untuk bangsa dan Negara.

Mari satukan visi dan misi untuk membangun bangsa dan negara ini untuk penyelamatan dari jurang kehancuran, dari tehnokrat, ekonom , akademisi, serta unsur terkait dari elemen bangsa ini yang cinta tanah tanah air, untuk membangun negara kearah yang lebih baik, agar terwujud keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia secara keseluruhan.
(Wawan Poernama)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar