Kapolda SulSel Mengecek Posko Satgas Dwelling Time Dan Pelayanan Pelabuhan Makassar

Makassar – Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan melakukan pengecekan di Posko Satgas Dwelling Time dan Pelayanan di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Jumat (30/9/16). Adapun Dwelling Time adalah berapa lama suatu kontainer berada di pelabuhan, sebelum kontainer tersebut bergerak kembali. Bergerak atau berpindah, apakah dari lapangan penumpukan dimuat ke kapal (inter-island shipping atau di-ekspor) ataukah kontainer diangkut ke truk dibawa ke tujuan di darat. Polda Sulsel dalam hal ini Dwelling Time telah membentuk Satgas (Satuan Tugas) dengan Ka Satgasnya Kapolres Pelabuhan Akbp Said Anna Fauza yang bertugas mengawasi berapa lama suatu kontainer berada di pelabuhan. Perlu diketahui semakin lama dwelling time maka semakin merugikan masyarakat karena penumpukan kontainer di pelabuhan, tidaklah gratis. Ada biaya yang harus dibayar per hari oleh pemilik barang. Nilai yang dikeluarkan oleh pemilik barang, kemudian ditanggung oleh masyarakat. Bila barang itu adalah barang import, artinya masyarakat harus membayar kelebihan biaya yang timbul akibat penyimpanan kontainer di pelabuhan. Sebaliknya, bila kontainer itu berisi barang ekspor, keuntungan eksportir menurun karena tergerus biaya yang harus dikeluarkan untuk penyimpanan kontainer di pelabuhan. “Ini sebuah kerugian ekonomi yang sungguh sangat besar yang harus ditanggung oleh masyarakat,” ucap Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan. Pada kesempatan tersebut Kapolda Sulsel juga mengecek konteiner-konteiner Impor yang telah ditempel stiker “Dalam pengawasan Satgas Dwelling Time”. “Usahakan percepatan pada pelayanan Dwelling Time, minimal 2 hari sistem pelayanan sudah harus selesai dilakukan,” ujar Kapolda saat memberikan arahan kepada Ka Satgas Dwelling Time, pihak Bea Cukai dan Pelindo IV Makassar.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar