Rahman Pina Nilai Akademisi Berpeluang Menang Di Pilwalkot Makassar




Kabarmaspul-Legislator DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Golkar, Rahman Pina mengungkapkan kalangan akademisi plus politisi memiliki kans untuk meraih kursi yang saat ini diduduki oleh Danny Pomanto pada Pilwakot Makassar 2018 mendatang.
Kata dia, semua kalangan bisa maju sebagai calon Wali Kota Makassar. Tak terkecuali bagi akademisi, politisi, pejabat pemerintahan, pengusaha, aktivis ataupun figur lainnya.
Menurutnya, semua figur ini memiliki peluang yang sama untuk menjadi orang nomor satu di Kota Makassar ataupun level diatasnya yakni orang nomor satu di Provinsi Sulawesi Selatan yang turut menggelar pemilihan Gubernur tahun 2018 mendatang.
“Akademisi bisa maju. Semua orang bisa jadi calon dan semua orang bisa menang,” ujar Rahman Pina saat diwawancarai di Kantor DPRD Kota Makassar, Kamis (6/10/2016) kemarin.
Walik rakyat yang terpilih dari Daerah Pemilihan Kecamatan Panakkukang dan Manggala ini membuka ruang bagi semua figur yang ingin bertarung. Namun, ia mengingatkan Pilwalkot Makassar masih lama.
“Terlalu cepat sebenarnya berbicara Pilwalkot Makassar sekarang, dua tahun lagi. Ini masih sangat lama untuk berbicara siapa tokoh yang akan maju,” jelasnya.
Pilwakot Makassar memang baru digelar dua tahun mendatang. Namun, sejumlah nama sudah mulai beredar untuk memberebutkan kursi yang diduduki oleh Danny. Figur ini muncur mulai dari kalangan politisi, birokrat, akademisi hingga pengusaha.
Danny Pomanto hampir dipastikan akan kembali bertarung untuk mempertahankan posisinya. Kemudian Syamsu Rizal atau akrab dengan nama Deng Ical turut hampir dipastikan akan berpisah dengan Danny.
Selanjutnya ada nama Andi Rachmatika Dewi, Irman Yasin Limpo, Haris Yasin Limpo, Farouk M.Betta, Kadir Halid, Adi Rasyid Ali, Rusdin Abdullah, Ibrahim Saleh, Haidar Majid dan lainnya. Khusus untuk kalangan akademisi plus politisi ada nama Endre Cecep Lantara, Andi Mustaman dan Syamsu Niang.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar