Sekda Enrekang Geram SPPD Pegawai Honor Dipangkas




Kabarmaspul– Puluhan pegawai honorer di lingkungan Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPMPTSP) Enrekang mengeluh. Pasalnya, sejumlah hak pegawai seperti uang SPPD diduga dipangkas kepala kantor KPMPTSP Enrekang.

“Kalau kami keluar perjalanan dinas misalnya tiga kali keluar dalam satu bulan kami hanya terima satu kali perjalanan dengan alasan pemotongan uang makan dan bensin,” keluh seorang staf yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara, Bendahara KPMPTSP Enrekang Juraini membenarkan adanya pemotongan uang SPPD terhadap pegawai honorer tersebut. Ia menjelaskan hal tersebut telah disepakati melalui rapat singkat. Selain itu, pemotongan itu untuk biaya yang tidak masuk dalam penganggaran.

“Memang ada pemotongan tapi 1 SPPD satu orang setiap bulan namun ini melalui rapat. ini untuk biaya seperti peringatan-peringatan hari nasional dan biaya perbaikan kendaraan dinas,” tandasnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Enrekang Drs H Chairul Latanro saat mengetahui hal tersebut menyayangkan adanya pemotongan uang yang dilakukan pihak kantor KPMTPSP. Ia juga menegaskan, tidak ada alasan pemotongan SPPD apalagi hanya menutupi kegiatan yang tidak masuk dalam anggaran APBD Enrekang.

“Kalau dengan alasan untuk mendanai kegiatan itu tidak benar dan merupakan pelanggaran. Karena semua kegiatan sudah dianggarkan di APBD kalu ada kegiatan lantas tidak ada dianggaran itu tidak boleh dilaksan dan itu pelanggaran apa lagi kalau alasan untuk perawatan kendaraan dinas itu salah karna itu sudah ada anggaranya,” tegasnya. (ACC/Wan)


BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar