Bachtiar Nasir: Gelar Perkara Terbuka Kasus Ahok Tidak Terbuka


Kabarmaspul - Gelar perkara terbuka terbatas kasus dugaan penistaan agama dengan terlapor Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahja Purnama “Ahok” terkesan ditutup-tutupi.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Bachtiar Nasir mengaku kecewa tidak diperbolehkan masuk ke ruang gelar perkara, di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/11).

“Saya Bachtiar, hari ini tidak diperkenankan masuk, yang katanya terbuka, dan ternyata yang boleh masuk cuma satu pelapor, padahal ada 11 pelapor,” kata dia kepada wartawan di Mabes Polri.


Bachtiar Nasir yang juga salah satu pelapor kasus ini mengatakan, masih ada ketidakterbukaan dalam proses gelar perkara kali ini.

“Saya ingin menyatakan dengan tegas, kalau kepura-puraan ini, kalau permainan atas nama hukum ini terus berlanjut, maka biar masyarakat yang menilai, dan Allah SWT yang menggerakana hati kita,” tegasnya.

Terkait saksi ahli, Bachtiar Nasir menjelaskan, beberapa saksi ahli juga tidak dipanggil. Padahal mereka mempunyai hak untuk dihadirkan, tapi tidak diundang.

“Hanya yang diundang oleh Bareskrim saja. Yang tidak (diundang), tidak boleh masuk,” tukasnya. [as] | Rep

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar