BENARKAH RUSH MONEY BERBAHAYA BAGI INDONESIA?

BENARKAH RUSH MONEY BERBAHAYA BAGI INDONESIA?

KABARMASPUL.COM- Akhir-akhir ini, kita semakin santer mendengar istilah Rush Money.
Kali ini, saya akan membahas bukan penyebab Rush Money. Saya ingin mengajak pembaca untuk jernih melihat masalah.

Terjadi perbedaan pendapat yang santer dengan adanya gerakan #RushMoney ini. Ada yang setuju, ada yang tidak setuju.

Bahkan, Menteri Keuangan tegas-tegas meminta agar pelaku penyebar Isu Rush Money agar ditindak. Dan Polri juga sedang berupaya mengejar orang yang menyebarkan ajakan untuk Rush Money.

Disini, saya tidak sedang mengajak atau melarang anda untuk melakukan Rush Money. Saya ingin sekedar ikut berpendapat, menganalisa kekhawatiran beberapa kalangan jika Rush Money benar-benar terjadi.

KIta semua sepakat, siapapun yang menginginkan kedamaian NKRI terganggu, maka itu adalah musuh kita bersama.

Kita semua juga sepakat, bahwa Indonesia harus damai didalam bingkai Pancasila & UUD 1945.
Terkait dengan Rush Money, Benarkah akan menyebabkan kekacauan ekonomi Indonesia?

1. KRISIS MONETER 

Banyak pihak yang khawatir, jika Rush Money benar dilakukan, maka akan terjadinya krisis moneter di Indonesia. Hal ini menurut pendapat saya adalah hal yang mengada-ada.
Kenapa? Logikanya, bagaimana akan krisis, bukankah uang hanya berpindah tempat penyimpanan saja, dari tadinya di bank sekarang pindah ditangan pribadi masing-masing.
Terkait dengan krisis 98, ini adalah kasus yang berbeda. Jika dulu terjadinya krisis karena memang ekonomi dunia sedang kacau, lalu nilai tukar rupiah jatuh serendah-rendahnya, dan banyak rupiah yang dibawa lari keluar negeri oleh konglomerat-konglomerat hitam.
Jika Rush Money saat ini, maka tidak ada kaitannya dengan masalah ekonomi dunia, nilai tukar rupiah stabil, dan tidak ada aksi membawa lari uang keluar negeri.

2. EKONOMI MACET

Jika terjadi Rush Money, dikhawatirkan akan terjadi kemacetan ekonomi bangsa. Kenapa? Karena Bank tidak bisa lagi mendanai pengusaha-pengusaha untuk membangun bisnis/proyeknya.
Menurut saya, yang macet bukan ekonomi bangsa, tapi ekonomi bank. Karena bank sudah tidak bisa menyalurkan uang masyarakat untuk dibungakan lagi ke pengusaha-pengusaha.

Sedangkan ekonomi masyarakat secara umum justru akan meningkat. Kenapa? Karena masyarakat banyak yang memegang uang cash, sehingga masyarakat justru akan lebih tertarik untuk melakukan berbagai macam investasi, daripada uangnya hanya disimpan didalam peti atau koper. Hal ini akan baik sekali, berdampak mengurangi pengangguran, dan pemerataan ekonomi masyarakat bisa terwujud.

3. DAYA BELI MASYARAKAT JATUH

Rush Money akan membuat ekonomi lesu, sehingga daya beli masyarakat akan jatuh.
Menurut saya, hal ini tidak akan terjadi, justru yang akan terjadi adalah masyarakat akan meningkat daya belinya, karena mereka memegang uang cash. Masyarakat tidak mau sekedar menyimpan uangnya pasif dirumah. Masyarakat akan lebih tertarik untuk mengembangkan dalam bentuk investasi dan bisnis.
Meningkatnya daya beli masyarakat akan sangat menguntungkan bangsa Indonesia, artinya ekonomi Indonesia akan mengalami peningkatan.
Lalu, bagaimana jika prediksi saya diatas ternyata salah?
Bagaimana jika ternyata Indonesia benar-benar terkena krisis moneter karena terjadinya Rush Money?

Gampang sekali, tinggal ikuti apa kehendak rakyat, dan rakyat akan berbondong-bondong mengembalikan dananya ke bank.

Mudah sekali khan? Kenapa mudah? Karena uangnya masih ada, tidak dibawa lari keluar negeri seperti tahun 98!


Jadi, menyikapi tentang Rush Money, saya sebagai seorang pebisnis, selalu berprinsip : 


SEDIA PAYUNG SEBELUM HUJAN.
- Kondisi Indonesia saat ini serba tidak menentu, semua bisa berubah, seperti bola liar yang tidak bisa kita prediksi pergerakannya.
- Bisa jadi Isu Rush Money hanya sekedar isu, tapi bisa juga benar-benar terjadi.
- Pendapat saya diatas juga bisa benar, juga bisa salah. Artinya, tidak mutlak benar.

Saya sebagai pebisnis TIDAK AKAN MELAKUKAN RUSH MONEY tanggal 25 November. Karena itu sangat riskan sekali. Seperti yang saya bilang, kondisi bangsa sedang sangat sulit kita prediksi.

Maka, saya sendiri sudah dari kemarin-kemarin menguras tabungan saya di bank, tidak mau menunggu tanggal 25/11.

Didalam bisnis, saya berprinsip, hindari resiko sekecil mungkin. Sehingga, saya memutuskan mengambil tabungan saya seluruhnya terlebih dahulu.
Apakah saya ikut Rush Money? Entahlah, sebagai pebisnis, saya cuma mengamankan investasi saya saja.

Terlalu berresiko bagi saya kalau :

- Mengambil uang tanggal 25/11. Kenapa? Ya kalau masih bisa, kalau tidak, bagaimana? Kalau beneran terjadi Rush Money, saya bakalan gigit jari tanggal itu.
- Kalau ternyata tidak terjadi Rush Money, ya ga masalah, tinggal saya balikin lagi nanti, kalau sudah aman.
Demikian analisa dan pendapat saya tentang Rush Money.
Semoga Bermanfaat

Penulis:Much Nasrulloh

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar