Kapolda Nangis Di Pelukan Pangdam Saat Pamit Akan Pindah Tugas


Kabarmaspul-yang maha kuasa telah menggaris bawahi bahwa dimana ada pertemuan, disitu akan hadir suatu perpisahan, begitulah yang terjadi diantara kedua jendral berbintang dua tersebut, yakni Inspektur Jendral Polisi, Dr. Drs. H. Anton Charliyan, Mpkn, dan Mayor Jendral TNI Agus Surya Bakti.

Keduanya dipertemukan dalam tugas negara dimana Irjen Pol Anton Charliyan diamanatkan untuk memimpin kepolisian daerah Sulawesi Selatan (Kapolda), sementara Mayjend Agus Surya Bakti mengemban tugas negara didaerah yang sama sebagai Panglima Kodam  (Pangdam) VII Wirabuana.
Kedua Jendral tersebut sangat akrab, disetiap acara mereka sering terlihat hadir bersama sama dan tidak satu pun hari raya yang terlewatkan untuk saling mengunjungi dan bersilaturahmi, begitu pun dalam bertugas, kedua sahabat karib tersebut selalu bahu membahu dalam menyelesaikan tugas tugas negara.
Terakhir, keduanya terlihat bersama sama dalam bertugas yakni pada saat pengawalan “aksi damai bela islam jilid III” yang di gelar di lapangan Karebosi dan di Anjungan Pantai Losari Makassar pada 02 Desember lalu. Saat itu, keduanya berboncengan menggunakan ķendaraan bermotor dan berjalan bersama para peserta aksi damai bela islam dari masjid Al Markas menuju lapangan Karebosi Makassar.
Namun kedua jendral alumni Akabri tahun 1984 tersebut harus berpisah, sesuai Surat Telegram Kapolri tertanggal 12 Desember, Irjen Pol Anton Charliyan harus meninggalkan kota Daeng Makassar menuju Provinsi Jawa Barat untuk kembali melaksanakan tugas memimpin korps tribrata polda Jawa Barat.

Saat berpamitan, tangis Anton Charliyan pun tak terbendung di saat kedua Jendral tersebut berpelukan dan berpamitan pada acara peringatan hari juang kartika ke 71 yang digelar di Mako Kodam VII wirabuana jalan Urip Sumohardjo Makassar, kamis (15-12-2016). Anton Charliyan menangis di pelukan sahabatnya itu, sementara Agus Surya Bakti terlihat tetap tegar dan berusaha menghibur sahabatnya.

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar