Terungkap ! Skenario yang akan menjajah dan menghancurkan Indonesia

Terungkap ! Skenario yang akan menjajah dan menghancurkan Indonesia

Kabarmaspul.com – Keadaan di dalam negeri Indonesia yang carut-marut saat ini menimbulkan beberapa pertanyaan besar yaitu: Siapakah yang bermain di belakang semua ini? Siapakah yang membuat hancurnya perekonomian rakyat Indonesia? Siapakah yang membuat ketidakpastian hukum di negara ini? Siapakah yang membuat etika dan norma hilang dalam kehidupan sosial di negeri ini sekarang?

Apa sebenarnya yang menjadi ancaman bangsa Indonesia dan siapa yang menjadi musuh sebenarnya bangsa ini ternyata masih belum banyak disadari oleh kita sendiri. Demikian yang digambarkan oleh Kepala Pusat Studi Ketahanan Nasional (PUSTANAS), Iskandarsyah Siregar, saat diwawancarai oleh Kantor Berita Nasional beberapa saat lalu.

Anggi, demikian Iskandarsyah Siregar sering dipanggil, mengungkapkan bahwa sebenarnya ancaman terbesar bangsa ini adalah rusaknya peradaban bangsa dan musuh sebenarnya bangsa ini adalah kapitalisme dan liberalisme, dimana pemegang uanglah yang menentukan segalanya dan etika estetika terbunuh oleh kebebasan tanpa norma dan kearifan.

“Kapitalisme dan liberalisme yang bertanggung jawab mengganti keTuhanan yang maha esa dengan sekulerisme, dimana materialime dan filosofi duniawi mampu meniadakan nilai-nilai agama dan kearifan. Mengganti kemanusiaan yang adil dan beradab dengan prinsip HAM, dimana orang-orang berlomba mendahulukan haknya dengan melupakan kewajibannya sendiri terhadap yang lain.

Mengganti persatuan Indonesia dengan persaingan, dimana setiap orang dituntut umtul menjadi individualis nan egois yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya bahkan jika harus memecah belah persatuan kesatuan itu sendiri. Mengganti kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dengan one man one vote, dimana orang pandai dan orang bodoh atau warga asli dan pendatang atau bahkan orang baik dan orang jahat mempunyai nilai suara yang sama dengan tidak memperdulikan kompetensi, kebijaksanaan, dan sense of belonging. Dan mengganti keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan kepentingan kelompok, dimana adil hanya ada jika itu menguntungan bagi kepentingannya atau kelompoknya.”, demikian paparan Anggi Siregar.

Anggi mengatakan mereka jugalah yang menciptakan berbagai macam konflik dan isu di Indonesia demi menunjang program-program kerjanya atau bahkan sekadar untuk mengalihkan perhatian orang-orang dari sepak terjang yang sedang mereka lakukan.

“Apa urusannya ISIS meneror Indonesia? Kalau memang ISIS itu kelompok Islam yang memerangi kafir, Israel lebih dekat dari markas ISIS dan lebih banyak kafir disana. Tentu lebih mudah dan efektif menyerang Israel. Dan untuk sama-sama kita kaji, tidak ada satu negara yang acara gosip infotainment dan hura-hura di TV lebih masif daripada Indonesia. Apa manfaatnya acara tersebut buat kita? Jadi apa agenda mereka sebenarnya? Apa motifnya semata-mata bisnis? Saya rasa tidak.”, demikian gambaran yang diberikan oleh Anggi.

Di akhir paparannya Anggi menggambarkan bahwa goal dari misi jahat kapitalisme dan liberalisme adalah mengubah ideologi berbangsa dan bernegara kita. Sedangkan visi besar mereka adalah menghancurkan peradaban luhur tanah air Indonesia. Pada akhirnya Indonesia akan menjadi seperti mayat hidup, jasad tanpa ruh. Berjalan tanpa arah. Saat itulah Negara Indonesia tidak lagi dimiliki oleh rakyat Indonesia. Dimana orang Indonesia akan menjadi budak di negeri sendiri dan tidak memiliki kedaulatan di tanah airnya sendiri (KBN)


BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar