Tidak Teken Integritas,Nurdin Halid Ancam Copot Pengurus Golkar SulSel


Kabarmaspul-Ketua DPD Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid mengambil sikap tegas atas sikap yang ditunjukkan sejumlah pengurus yang menolak untuk menandatangani pakta integritas.
Dari 29 pengurus yang sudah mendapat surat pemberitahuan, hanya lima yang bersedia menandatangani pakta integritas. Nurdin Halid langsung mencopot para pengurus yang tidak mematuhi aturan yang ditetapkan DPP Partai Golkar itu. Pencopotan itu dilakukan dalam rapat pleno pengurus DPD Partai Golkar Sulsel, Jum’at (10/12/2016) malam.
Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD Partai Golkar Sulsel, Risman Pasigai mengatakan, tim evaluasi kepengurusan DPD Partai Golkar Sulsel sesuai hasil rapat pleno memutuskan, setiap pengurus wajib mengisi dan menandatangani pakta integritas.
Jika pengurus tidak mengindahkan perintah partai hingga batas waktu yang telah ditentukan, maka DPD Partai Golkar Sulsel melayangkan surat pemberitahuan.
“Apabila surat tersebut telah disampaikan dan tetap tidak menandatangani pakta integritas, maka pengurus tersebut dianggap mengundurkan diri,” ungkap Risman.
Dalam rapat pleno itu, Nurdin Halid membacakan satu per satu pengurus yang belum menandatangani pakta integritas. Nurdin menanyakan kepada para pengurus yang hadir dalam rapat, terkait keputusan yang akan diambil. Dalam rapat itu, terdapat sejumlah nama yang disepakati untuk dicopot.
Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Golkar Sulsel, Moh Roem mengatakan, dari hasil rapat pleno tersebut disimpulkan bahwa sebagian besar dari pengurus yang dicopot, memang tidak bersedia menjadi pengurus.
“Dan juga karena ada yang PNS, ada alamatnya tidak jelas. Ada juga yang datang menyampaikan alasan tidak bisa jadi pengurus. Pokoknya kita selesaikan semua tadi,” kata Roem.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan segera mencari pengganti pengurus yang dicopot tersebut. “Nanti ada kelanjutannya, itu kita akan carikan penggantinya yang tidak jelas tadi itu,” tutup Roem.
Berikut daftar nama 29 pengurus yang telah disurati untuk menandatangani pakta integritas:
1.Tidak mengembalikan pakta integritas:
  – A Sriwana Darwis
  – Subhan Jaya Mappatunru
  – Ridwan Angka
  – Tri Puspitasari
2. Surat tidak sampai karena alamat tidak diketahui:
  – Yopita Sakona
  – Lili Rusmaliyah
  – Mega Ningratna
  – Ratna Sari Rajab
  – Risma
  – Citra Nayasari Fariaty
  – Yuristita Arifin
  – Hasriani Laupsar Asrul
  – Sudi Ramadani
  – Andi Herawati Nur
  – A Wahyuni T
  – Ayu Fitriani Hatta
  – Muhammad Aris
  – Supratman
  – Syamsir
  – Putra
  – Muhammad Natsir
  – HM Yusuf Ashad
  – Busman A Gani
3. Mengembalikan dan bersedia menjadi pengurus:
  – Mukramal Azis
  – Muhammad Basri Basrah
  – Honny Anggie Kawalusari
  – M Arif Hanusi
  – Zulkarnain Arief
4. Tidak bersedia mengambil pakta integritas:
  – Ichsan Yasin Limpo
(Jismam/Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar