INGAT ! Yang Wajib Itu Mahar, Bukan Panai

Uang panai Mahar

Kabarmaspul.com - Pernikahan adalah sunnah dalam Islam untuk menghindarkan keluarga dari fitnah. Namun semakin tingginya biaya panai (Uang belanja) membuat calon pasangan merasa berat untuk melangsungkan pernikahan. Budaya panai ini berlangsung di beberapa daerah seperti di Sulawesi. Senin, (2/1).

Menurut anggota DPD Kota Makassar, Agung Wirawan bahwa pemberian mahar dalam Islam merupakan kewajiban seorang mempelai pria kepada mempelai perempuan. "Mahar itu kewajiban bagi seorang muslim," ungkapnya.

Namun, tingkatan mahar paling tinggi adalah emas, rumah, dan tanah. Sementara pemberian uang belanja hanyalah budaya yang menjadi wujud tingkatan strata sosial dan pendidikan seseorang.
"Pemberian mahar yang melihat strata sosial dan pendidikan, hingga ratusan juta itu tidak ada," lanjut Agung.

Terlebih jika dengan melaksanakan proses pernikahan seorang keluarga mempelai harus berhutang banyak untuk memenuhi uang belanja yang diajukan.

"Jangan membebani diri sendiri dengan hutang. Tidak apa-apa selama mampu, tapi kalau bisa perkara hutang perlu dihindari," tandas Agung | harianmanah

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar