Kapolda Dan Pemkot Makassar Jajaki Kerja Sama Terkait War Room

Kapolda dan Pemkot Makassar

Kabarmasppul.com- Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono yang baru saja dilantik sebagai orang nomor satu di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan berkunjungan ke War Room lantai 10 menara kantor Balaikota Makassar, Kamis (5/1/2016),
Rombongan Irjen Pol Muktiono yang tiba dibalai kota disambut Sekretaris Daerah (Sekda) kota Makassar Ibrahim Saleh, Asisten 1 bagian pemerintahan M. Sabri, kepala bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkot, Firman Hamid Pagarra
Kunjungan pertama kalinya ke War room, pasca dilantik sebagai Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Irjen Pol Muktiono nampak kagum melihat suasana ruangan kontrol yang dirancang oleh Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto tersebut.
Kapolda serta merta dengan seksama menyimak penjelasan Kepala Bidang Aplikasi Telematika Dinas kominfo kota Makassar Danny Hidayat, terkait sistem pengoperasian ruang dalam memantau kondisi kota Makassar .
Di dalam ruangan kontrol tersebut terpampang layar lebar melengkung dalam konfigurasi 7X3 wall matrix yang menampilkan tayangan real time 115 CCTV Full HD PTZ yang telah ditempatkan di titik-titik strategis di dalam wilayah kota Makassar,
“Pihak Pemkot selanjutnya akan menambah kamera CCTV hingga 128 titik lagi yang sementara tahap pemyelesaian untuk integrasinya,” katanya
Dihadapan Kapolda Irjen Pol Muktiono, Danny Hidayat menjelaskan pula, bahwa sistem pengeporasian war room yang dikelola Pemkot diakui sudah sangat canggih dari kota kota lainnya, karena selain berfungsi sebagai kamera pemantau, trafik jalan, kamera CCTV milik War Room Makassar juga dapat melakukan zooming berkali lipat, teknologi kamera infra merah, dan dapat berputar 360 derajat.
“Kemampuan menyimpan data rekamannya mampu hingga 5 tahun lamanya, dan dari sejumlah server yang berada di ruangan Datacenter TIER 2 pada War Room, yang juga dilindungi dengan Firewall,” paparnya.
“Selain itu pula di War Room ini juga menampilkan dan melakukan analisa data kependudukan, pemantauan cuaca dan iklim, serta aplikasi tracking GPS pada semua kendaraan layanan publik milik Pemkot Makassar, sebagai kesatuan CARESTER (Care and Rescue Center) Kota Makassar dengan layanan Nomor tunggal panggilan darurat 112.
Dengan kekuatan personil 33 orang yang terbagi dalam tiga 3 shif bertugas selama 24 jam sehari, mampu melakukan crawling media sosial yang akan segera integrasi dan mendukung Badan Siber Nasional (BSN),
Strategi inti lainnya adalah penggunaan platform open data, penyatuan layanan publik dalam satu platform, integrasi dengan konvergensi network, dan memulai integrasi seluruh sistem untuk dijadikan Decision Support Sistem (DSS) melalui BIG DATA yang terbangun.
“fasilitas ini sifat strategis, maka war room ini mempunyai pengaman yang sangat ketat, dimana Satuan Polisi Pamong Praja, didukung pula oleh pengawalan dari TNI,” terangnya.
Menurut Irjen Polisi Muktiono yang dimintai pendapatnya usai memantau ruang kontrol tersebut, sangat apresiasi dengan apa yang dilakukan Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto dan pihaknya bisa bekerja sama dengan pihak Pemkot
“Ini sangat strategis sekali, pihaknya bisa mewujudkan seperti apa yang dilakukan pemkot dalam menyelesaikan permasalahan permasalahan yang dihadapi masyarakat, tidak menutup kemungkinan kita akan bekerja sama dengan Pemerintah kota,”harapnya. (Fitri)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar