Khairul Umam Dipecat Sebagai Sekretaris Umum PKC PMII

PMII

Sekertaris Umum Pengurus Kordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulsel, Khairul Umam menganggap pemecatan dirinya keliru.
Menurut Umam, sapaan Khairul Umam, pemecatan dirinya terkesan sepihak, sebab ia merasa tidak pernah diberikan surat teguran sebelumnya.
“Personalia kepengurusan organisasi bisa dinyatakan dihentikan melalui rapat pleno apabila terlebih dahulu sudah diberikan peringatan tertulis tiga kali, masing-masing dengan jeda waktu satu bulan,” demikian Umam
Sehingga, ungkap Umam, rapat pleno yang digelar tanggal 20 Desember 2016 tidak sah karena tidak dihadiri 2/3 dari jumlah Badan Pengurus Harian (BPH) dan melanggar peraturan organisasi.
“Pengambilan keputusan dalam organisasi dapat ditetapkan dalam rapat pleno dan dihadiri 2/3 dari jumlah Badan pengurus harian (BPH),” ungkap Khairul Umam saat dihubungi berita-sulsel.com, Jumat (06/1/2017).
Cucu Imam Lapeo Mandar ini menambahkan, Muhammad Syarif Hidayatullah selaku Ketua PKC PMII tidak paham peraturan Organisasi terkait tata cara pengisian lowongan jabatan.
“Pengisian jabatan antar waktu hanya bisa dilakukan apabila jabatan pengurus sudah dinyatakan lowong oleh pengurus pleno,” ungkapnya.
Apalagi, lanjut Uman, tuduhan bahwa dirinya tidak aktif dalam kepengurusan tidak dapat dibuktikan oleh ketua PKC.


“Rapat koordinasi nasional Rakornas yang di adakan di Lombok nusa tenggara barat tanggal 3-5 september 2016, Rapat koordinasi daerah di kabupaten pinrang, Membuka acara konfercab cabang gowa tanggal 10 september 2016, saya yang selalu hadir,” demikian Khairul Umam. (Kiki)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar