Memanas, Ini Sikap IKA UNM Terkait Surat Terbuka Untuk Rektor UNM

Andi Jamaro Dulung

Kabarmaspul.com- Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) Andi Jamaro Dulung, bereaksi keras, terkait keinginan Rektor UNM Prof. Dr Husaim Syam, untuk menggelar Mubes IKA UNM Bulan Mei 2017 mendatang.
Hal itu ditunjukkan Andi Jamaro Dulung, dengan Surat Terbuka yang beredar Luas di Sosial Media.
Berikut isi Surat Terbuka yang ditulis Anggota DPR RI tersebut :
“Ibarat Induk ayam mengerami telur bebek, telur sudah menetas. Biarkan bebeknya berenang di air. Induk ayamnya tetap berkreasi di darat”
Kepada YTH Bapak Rektor UNM di Makassar.
1. Semoga seluruh civitas akdemika UNM tetap dalam lindungan Allah SWT.
2. Sungguh saya kurang senang bersahut-sahutan di media, namun karena kekhawatiran saya pembaca salah memaknai berita di harian fajar kemarin sehingga saya harus meluruskan.
3. MUBES IKA telah terlaksana tgl 7 sd 8 Mei 2016 dengan menghasilkan lima Formatur. Empat Formatur (satu tidak hadir) bersidang dua kali, menghasilkan susunan kepengurusan, meng SK kan dan melantik Pengurus. SAH. Tak ada aturan di AD ART yg dilanggar. Jadi bapak Rektor jangan beropini bahwa IKA baru SAH kalau di SK KAN dan dilantik oleh Rektor. Kewenangan Given, otomatis, ex officio, melekat pada jabatan Rektor, itu ilmu dari mana?
4. Mubes berjalan sesuai tatatertib, gangguan diluar forum hanya disebabkan karena Saudara Akbar Faisal dkk memaksa masuk forum pada hal mereka bukan peserta bukan Peninjau. He he he , ibarat penonton sepakbola memaksa masuk stadion tanpa karcis, he he mau jadi pemain lagi. Pastilah diusir oleh inspektur pertandingan. Panitia yg menghalanginya disebut “Professor Kurang Ajar “
5. Pasca Mubes, bulan Mei, Panitia dan Formatur MUBES menghadap Rektor untuk meminta Rektor meng SK kan Pengurus IKA UNM. Oleh karena ada reaksi penolakan dari kelompok Akbar Faisal (Tim 17), maka Rektor membentuk Tim Pengkajian Penerbitan (TPP) SK IKA yang dipimpin oleh Prof Sofian Salam. Hasil TIM TPP menghasilkan tiga kesimpulan: A. Dalam AD ART tidak ditemukan pasal yg mengatur Kewenangan Rektor meng SK kan dan melantik Pengurus IKA. B. Hubungan IKA dan UNM bersifat sosiologi C. IKA adalah organisasi yang bersifat mandiri.
6. Karena itu (poin 5) Rektor Prof Arismundar tidak bersedia menandatangani SK IKA sekaligus melimpahkan pertimbangan dan keputusan TPP kepada Rektor baru Prof Husain Syam.
7. Jadi tidak benar kalau kami yang menolak dilantik. Yang benar adalah REKTOR yang menolak melantik berdasarkan temuan TPP yg dipimpin Prof. Sofian Salam.
8. Pada bulan Juli, Kepada Rektor baru kami menghadap lagi untuk minta di SK kan dan dilantik, rektor baru pun menolak dengan alasan yang sama, yakni karena ada penolakan dari kelompok Akbar Faisal.
9. Rektor memidiasi, mempertemukan Pengurus HASIL MUBES dengan Kelompok Akbar Faisal. Gagal, karena Rektor tidak mampu menjadi wasit yg netral. Rektor “berpihak” rektor berpihak pada kelompok Akbar Faisal. Ada apa yaah?
10. Rektor membentuk Tim Penelaah. Apa yang ditelaah. Semestinya Tim ini konsultasi dengan TPP REKTOR yg menerbitkan tiga kesimpulan, terutama terkait kekosongan kewenangan Rektor dan juga memeriksa Pengurus hasil MUBES. Tetapi itu tidak dilakukan. Mereka hanya mendengarkan masukan dari “Komisariat” bentukan baru, kemudian melaporkan ke Rektor. Bagaimana mungkin bisa dipertanggungjawabkan objektifitas temuan Tim Penelaah seperti ini. Pada hal saya dengar mereka sebagian Guru Besar, Professor. Cara kerja seperti ini MEMALUKAN dan berbahaya bagi Rektor.
11. Usul saya kepada Bapak Rektor:
1. Urusan Alumni serahkan KEPADA IKA. Uruslah kampus dengan baik Pak Rektor. Buat prestasi yg gemilang supaya kami semakin Bangga sebagai Alumni. Hiasi media dengan berita positif. Tertibkan dan awasi kawan kawan supaya tidak berperilaku korup. Ibarat induk ayam mengerami telur bebek. Telurnya sudah menetas, biarkan bebeknya berenang. Sementara ayam berkreasi di darat.
2. Undang kami ke Kampus untuk menjelaskan di depan Civitas Akademik, tim Penelaah harus berdiskusi dengan kami. Atau jika ada pihak yang keberatan dengan eksistensi IKA UNM, saya persilahkan menempuh jalur hukum. Jika hasil MUBES dibatalkan oleh pengadilan dan memiliki kekuatan hukum tetap, maka dengan serta merta kami meletakkan jabatan sebagai Ketua Umum IKA. Hanya dengan Putusan pengadilan, IKA UNM bisa dihentikan. Rektor atau pejabat siapapun tidak kompeten menghentikannya.
3. Saya dengar ada rencana Silatnas. Siapapun penggagasnya kami menyambut baik, asal tidak mengganggu kami. Jika perlu lahirkan organisasi baru bagi ALUMNI, Ibarat PERLUNI mereka sudah jalan dan tidak mengganggu siapa pun. Komunikasi kami dengan pengurusnya lancar saja dan jika perlu kami bersinergi.
3. Mohon hentikan berpolemik di Media. Mari kita muhasyabah dan kemudian tabayyun, agar silaturrahim tetap terjaga.
Wassalamualaikum WR WB.
Hormat saya 
Andi Jamaro Dulung
(Ketua Umum IKA UNM 2016 2020)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar