Nurdin Halid Dukung Badan Usaha Lorong Makassaar

Nurdin Hallid Bersama Danny Pomanto

Program BULo (Badan Usaha Lorong) yang digagas Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto sejak dua tahun lalu mendapat dukungan dari Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Pusat H A M Nurdin Halid ‘NH’.
Dukungan itu disampaikan NH saat berbicara di Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekopin Kota Makassar di DP Hall, 25 Januari 2017. “Program BULo wali kota Makassar akan kita perkenalkan. BULo dapat menggerakkan ekonomi rakyat,” kata Nurdin Halid.
Sementara itu, Wali Kota Danny menuturkan BULo sebagai gerakan koperasi yang anggotanya masyarakat lorong. Program BULo merupakan kelanjutan dari program Longgar (Lorong Garden).
Masyarakat yang telah sukses mengubah wajah lorongnya menjadi Longgar akan menanam cabai vertikal di lorong – lorong. Bibitnya berasal dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Peternakan (DKP3) Masyarakat.
Hasil penjualan cabai BULo akan dibeli oleh Pemerintah kota Makassar, 30% dari hasil penjualannya akan ditabung dalam bentuk deposito pendidikan anak lorong sehingga anak – anak lorong di Makassar dapat mengenyam pendidikan hingga ke bangku perguruan tinggi.
Sisanya yang 30% akan digunakan untuk mengembangkan UKM (Usaha Kecil Menengah) lorong. Harapannya, UKM lorong yang bertumbuh pesat dapat menjanjikan peluang usaha bagi warga yang bermukim di lorong sehingga angka pengangguran dapat ditekan. Selain itu, 40% dari hasil penjualan cabai BULo akan dikembalikan kepada warga, pemanfaatannya bisa untuk konsumsi rumah tangga atau untuk memenuhi kebutuhan lainnya.
“BULo adalah skema koperasi. Negara kita mampu melewati krisis moneter di masa orde baru karena ditopang oleh koperasi,”ucap Wali Kota Danny Pomanto.
Banyak alasan mengapa cabai dipilih sebagai komoditi BULo, selain karena cabai cocok tumbuh di Makassar juga disebabkan cabai menjadi salah satu penyumbang inflasi dalam negeri.
Jauh sebelum harga cabai sepedas rasanya, Wali Kota Danny telah menggagas menanam cabai di lorong – lorong Makassar. Tiga bulan ke depan, buah pikiran wali kota berlatar arsitek itu dapat dipetik hasilnya seiring dengan memerahnya cabai BULo di lorong – lorong yang ada di kota Makassar.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar