Tips AMAN Agar Pemuda Makassar Terhindar Dari Narkoba

H.A.Mustaman

Kabarmaspul.com- Permasalahan narkoba yang menimpa anak muda berusia sekolah selama ini sangat meresahkan masyarakat, tidak terkecuali di Kota Makassar.
Pencegahan yang masih minim dan kurangnya sarana berekspresi positif dinilai menjadi penyebab para penerus bangsa masih terjerumus narkoba.
Demikian keresahan akan narkoba inilah yang disampaikan Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persda yang membina STIE Wira Bhakti Makassar, HA Mustaman di Makassar, Kamis (19/1/2017).
Tokoh Pendidikan Kota Makassar ini mengeluhkan banyak anak muda dan bahkan usia sekolah yang telah mengonsumsi narkoba. Aman sapaan akrab Andi Mustaman menyampaikan tips nya agar anak muda Kota Makassar terbebas dari narkoba.
Secara rinci, Aman menjelaskan bahwa saat ini penindakan atas Narkoba itu harus tetap dilakukan oleh aparat penegak hukum. Akan tetapi, perhatian yang terpenting justru berada di ranah pencegahan.
“Karena itu, perlu membuat gugus pencegahan dari tingkat bawah seperti ditiap RW dan sekolah,” ujar Aman yang juga mantan legislator DPRD Sulsel dua periode ini.
Gugus pencegahan ini adalah kelompok yang terdiri dari para ekspertis dari sosiolog, psikolog, aparat penegak hukum, pihak sekolah, pengurus RT/RW, maupun tokoh masyarakat.
Gugus pencegahan ini diharapkan dapat melakukan tindakan preventif untuk kekerasan, bullying, maupun narkoba.
Selain membentuk gugus pencegahan, Aman mengungkapkan perlu adanya kegiatan di tiap lurah di Kota Makassar. Seluruh wilayah di Kota Makassar akan berkompetisi secara berkala, baik dalam bidang olahraga dan seni.
“Perlu disiapkan kompetisi warga setiap tahun di lorong-lorong. Kita ingin warga Kota Makassar tidak hanya sehat namun juga bugar. Bugar itu artinya aktif bergerak,” papar Aman lebih lanjut.
Pemuda, sambung Aman, harus difasilitasi dengan memberi ruang mereka untuk bersuara. Karena itulah, unit pencegahan utama dari berbagai penyimpangan pemuda seharusnya berasal dari keluarganya di rumah.
“Orang tua harus berinteraksi dan ngobrol langsung dengan anaknya tentang bahaya narkoba. Jangan sampai kita membebaskan anak dan percaya tanpa kita berinteraksi dengan mereka,” terang Aman.
Aman menambahkan perlu akan memfasilitasi kreatifitas pemuda dengan menyediakan fasilitas internet berbasis wifi sampai lorong-lorong.
“Generasi muda punya selera berbeda dengan kita, para orang tua. Biarkan mereka bersuara, beri mereka ruang untuk berekspresi, karena dengan itulah mereka akan aktif berkegiatan secara positif di masyarakat,” tutup Aman.(Fitri)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar