Wow,Legislator Kaget Lahan CPI Di Klaim Milik Almarhum Abd Lateif Makka

CPI

Kabarmaspul.com- Almarhum Abd Latief Makka dinyatakan menang dalam kasasi di Mahkamah Agung terkait sengketa lahan di tanah tumbuh Central Poin of Indonesia (CPI) Jalan Tanjung Bunga Makassar mengundang reaksi dari legislator Sulsel.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Kadir Halid mengatakan, sejak awal CPI dibangun pihak Pemprov selalu mengatakan jika lahan seluas 12 hektar itu sudah memilik sertifikat, hanya saja tidak pernah diperlihatakan kepada anggota DPRD.
“Kita juga kaget karena lahan yang 12 hektar itu tiba-tina bermasalah, dan diputuskan di Mahkamah Agung bahwa pak Latief Makka yang menang,”ucap Kadir Halid di Gedung DPRD Sulsel, Rabu (18/1/2017).
Menurut Kadir, sejauh ini CPI sudah menggelontorkan anggaran sekitar 300 M dan ditambah lagi sebesar 91 M pada tahun anggaran 2017.
Sehingga, lanjut Kadir, Ketua Fraksi sepakat untuk mengusulkan rapat banggar terkait anggaran CPI, serta meminta Komisi D untuk memanggil dan meminta penjelasan dari pihak Pemprov.
“Jangan sampai semuanya sudah dibangun, tapi ternyata buka kita yang punya tanah. Teman-teman fraksi tadi meminta komisi D untuk memanggil pihak terkait termasuk biro hukum Pemprov meminta kejelasan soal tanah itu,” tambahnya.
Selain itu, tambah Kadir, pihaknya juga meminta Komisi D untuk memanggil kuasa hukum dan ahli waris almarhum Abd Latief Makka untuk memberikan penjelasan dan menunjukkan bukti kepemilikan lahan.
“Kita juga mau lihat Pak Latief Makka dimana dia punya dasar, sehingga mengakui lahan itu, itukan tanah tumbuh. Kenapa bisa tanah tumbuh ada orang perorangan yang memiliki,” jelas Kadir Halid. (Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar