Dishub Makassar Merasa Dilema Terkait Truk Masuk Kota

Mario Said

Kabarmaspul.com- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Mario Said mengaku dilema keberadaan truk kontainer dalam kota. Khususnya trus dari arah pelabuhan.
“Keberadaan truk dalam kota menjadi momok yang menakutkan bagi pengguna jalan. Tapi di sisi lain kita juga sulit mengatur truk dari arah pelabuhan, karena bisa menghambat distribusi ekonomi,” jelas Mario Said, Rabu (22/2/2017).
Menurut Mario, pihaknya tidak bisa membatasi kendaraan pelabuhan. Ini, kata dia, tergantung dari kedatangan kapal dan bongkar muat barang dari pelabuhan.
“Ini menyangkut pendistribusian kebutuhan pokok di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan. Makanya, ini yang sulit kita atur,” terangnya.
Mario menyebutkan, dalam perwali dijelaskan jalur yang bisa dilalui truk. Dia menambahkan, truk yang menuju ke Selatan menggunakan jalur dari tol masuk ke Pettarani kemudian mennuju Jalan Alauddin kemudian ke daerah.
“Dalam Perwali memang ada dispensasi untuk truk dari pelabuhan. Ini karena mereka mengangkut distibusi ekonomi ke daerah,”katanya.
Meski tambahnya, pihaknya tetap akan berupaya meminimalisir keberadaan truk dalam kota. Salah satu upaya yang dilakukan, kata Mario, adalah dengan melakukan koordinasi dengan asosiasi angkutan truk (kontainer) dan organisasi angkutan darat (organda) Pelabuhan.
“Kami dari Dishub masih menunggu bentuk dispensasi yang nantinya akan dirumuskan kedua organisasi tersebut bersama Ditlantas Polda Sulsel,” sebutnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana memberikan perisai pengamanan di badan truk. Ini berfungsi untuk meminimalisir angka kematian di jalan akibat truk.
“Ini berfungsi kalau misalnya kendaraan roda dua bersenggolan dengan truk, pengemudi roda dua tersebut tidak masuk ke bawah truk, melainkan terpental,”jelasnya.(Fitri)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar