Dua Parpol Ini Berpeluang Usung Bro Rivai Di Pilgub SulSel 2018

Bro Rivai Bersama Katua BP-OKK DPP Demokrat Pramono Edhie Wibowo


Kabarmaspul.com- Bakal Calon Gubernur Sulsel, Dr Ir H Abdul Rivai Ras MM MS MSi semakin gencar berkomunikasi dengan partai politik. Komunikasinya tidak hanya dengan elit-elit parpol di tingkat provinsi, namun juga di tingkat pengurus pusat atau DPP.
Ada dua parpol yang intens menjalin komunikasi dengan perwira militer berpangkat kolonel ‎ini, yakni Demokrat dan Hanura. Kebetulan kedua parpol ini juga dipimpin oleh jenderal purnawirawan TNI, yakni Presiden RI ke 6 Jend (purn) Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono GCB AC (SBY) dan Menkopolhukam Jend (purn) Dr H Wiranto SH.
‎Bro Rivai sapaan Abdul Rivai Ras merupakan sahabat karib Mayor Inf (purn) Agus Harimurti Yudhoyono, Calon Gubernur DKI Jakarta yang juga putra SBY. Ia juga dekat dengan ipar SBY, Jend (purn) Pramono Edhie Wibowo yang kini menjabat Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BP-OKK) DPP Partai Demokrat. Hubungan Bro Rivai dengan SBY juga tidak lagi diragukan kedekatannya. Bro Rivai pernah mengawal SBY selama 3 tahun sebagai staf khusus sekretaris militer presiden.
Bro Rivai bersama Dewan Pertimbangan Hanura Subagyo HS
Bro Rivai bersama Dewan Pertimbangan Hanura Subagyo HS
Bro Rivai memiliki hubungan emosional yang erat dengan ‎elit Hanura, seperti Ketua Dewan Penasehat Partai Hanura Jend (purn) Subagyo HS, Ketua OKK DPP Hanura Wishnu Dewanto, dan Wakil Sekjen Devy Kartika.
Pengurus inti tingkat provinsi kedua Parpol itu juga sudah membangun komunikasi intens dengan Bro Rivai dalam sejumlah pertemuan tertutup yang digelar sejak pertengahan 2016 lalu hingga kini.
Pengamat politik‎ Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Armin Arsyad MSi menilai latar belakang militer Bro Rivai memberikan nilai lebih bagi pendiri Universitas Pertahanan (Unhan) ini dalam berkomunikasi dengan Partai Demokrat dan Hanura ketimbang bakal calon lainnya.
“Hubungan pribadi yang sudah lama terbangun itu tidak bisa diabaikan begitu saja dalam politik, misalnya hubungan Pak Rivai dengan Wiranto dan SBY serta orang-orang disekitarnya, itu bisa menjadi salah kartu truf untuk memperoleh dukungan partai politik.‎ Saya kira latar belakang Pak Rivai sebagai perwira militer cukup bagus sebagai faktor untuk menjalin komunikasi, terutama di‎ parpol yang ketuanya berlatar Jenderal TNI,” ‎kata Armin, Minggu (5/2/2017).
Bro Rivai bersama Ketua Demokrat Sulsel Ni'matullah
Bro Rivai bersama Ketua Demokrat Sulsel Ni’matullah
Meski begitu, lanjutnya, hubungan emosional bukan jaminan mutlak bahwa dukungan parpol sudah pasti ditangan.‎ Pasalnya parpol juga mempertimbangkan elektabilitas calon yang diusung. Apakah calon tersebut memiliki peluang menang yang besar atau tidak.
“‎Menurut hemat saya menjalin komunikasi bukan berarti dia sudah dapat, karena partai itu juga melihat hasil survei. ‎Saya kira partai juga akan melakukan perhitungan karena itu berkaitan dengan persekongkolan pilpres dan pileg yang akan datang. Sebab kalau dia mendukung calon yang menang tentu bisa mengumpulkan suara banyak di pilpres dan pileg,” tuturnya.
Terpisah, Juru Bicara Bro Rivai, Achmad Shabir yakin bisa memperoleh dukungan Demokrat dan Hanura. Selain karena komunikasi yang terbangun sudah begitu intens, Bro Rivai sebagai calon pendatang baru juga tidak memiliki track-record yang cacat alias bersih dari isu-isu immoral, korupsi, dan skandal.
“Masyarakat di jaman ini sudah tidak buta politik. Mereka juga melek informasi dan mampu menganalisa calon mana dari sekian banyak calon yang terbaik untuk Sulsel. Track-record dan program-program yang ditawarkan adalah faktor utama yang menentukan, tentunya dengan ditopang oleh kerja tim yang cerdas dan solid,” kata Abe sapaan Achmad Shabir.
Untuk mendaftar sebagai calon Gubernur di Pilgub Sulsel 2018 mendatang, dibutuhkan minimal dukungan 17 kursi parpol. Hanura mengantongi 6 kursi di DPRD Sulsel dan Demokrat menguasai 11 kursi. Dengan koalisi dua parpol ini Bro Rivai sudah mendapatkan tiket maju di pilgub.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar