Peringati Hari Jadi Kabupaten Enrekang Ke 57,HPMM Bakar Lilin


Kabarmaspul.com- Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM) menggelar aksi bakar lilin dalam memperingati hari jadi Kabupaten Enrekang yang Ke 57 di Jl. Brong Raya Makassar, asrama pusat (HPMM), Sabtu malam (18/2) pukul 21.30 wita.
Hari jadi bumi Massenrempulu yang tepat jatu pada (19/2) telah mengusung tema “Refleksi tiga tahun kepemimpinan MBA di Kabupeten Enrekang” oleh Pemerintah setempat, beda halnya dengan kader HPMM yang mengusung tema “Evaluasi tiga tahun kepemimpinan MBA di Kabupaten Enrekang”.

Ditemui Ketua Formatur Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM) Zulfikri menyatakan kekecewaannya atas kepemimpinan MBA kurun waktu tiga tahun dengan perayaan yang berbeda.
“Konsolidasi, kalo disana mendatangkan artis kita berbeda menyikapi  hari jadi tersebut dengan hal yang berbeda,”.

Bahkan diusia ke 57 tahun Kabupaten tersebut, mantan Presiden Mahasiswa (Presma) UNM ini pun mengharapkan ketimpangan akibat kepala daerah tidak lagi terjadi.
Semoga DisclaImer, Tambang Ilegal, Korupsi serta Dinasti kepemimpinan  tidak terjadi lagi,” tambah pria akrab disapa Fiki ini.
Dalam rankaian perhelatan tesentuh, HPMM pun juga menggelar konsolidasi untuk menyikapi ekploitasi lahan untuk tambang di Desa Lunjen dan kelapa sawit di Kecamatan Maiwa kemudian mereka  (HPMM) pun mengharapkan Pemerintah sempat agar kembali menegakan UUD 1945 Pasal 33 ayat 3 tentang kekayaan alam negara dikelola sepenuhnya kemakmuran rakyat.

Selain itu, maraknya tindak KKN di Dinasti Kepemimpinan MBA di Kab. Enrekang menjadi issue yang hangat di kalangan mahasiswa ini, sehingga  kader HPMM meminta kepada staleholder yang terkait agar segera menyatakan kasus korupsi di daerah tersebut sampai ke Akar-akarnya.

Bahkan Mantan Ketua Forum Mahasiwa Massenrempulu (Fomasi Maspul) Khaeruddin pun menyoroti ketidakstabilan harga hasil pertanian didaerahnya, iapun berharap kepada Pemerintah setempat agar bisa mesatabilakan kembali harga komoditas pertanian.

“Stabilisasi harga hasil Bumi Petani,” tuturnya.
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Jordi ini mendesak kepada Buapati setempat agar segera membangun jembatan untuk wilyaah yang terisolir , selain itu iapun juga menuntut agar segera mengoptimalkan pelayan kesehatan di RSU Massenrempulu .

“Pengadaan Infrastruk jembatan untuk wilayah terisolir dan Optimalisasi pelayanan kesehatan di RSU. Massenrempulu,”jelasnya.(Kiki)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar