Tim SK-HD Minta Periksa Pimpinan CRC

Herman Heizer

Kabarmaspul.com- Pasangan Calon nomor urut dua Syamsari Kitta – Achmad Dg Se’re (SK-HD) sudah bernafas lega. Mereka mampu mengungguli pasangan petahana (Bur-Nojeng) pada penghitungan suara Pilkada Takalar berdasarkan Real count Form C1 di KPU.
Meski demikian, SK-HD tetap bersikeras akan mengawal kasusnya dengan lembaga survei Celebes Research Center (CRC) yang dilaporkan tim SK-HD ke Polda Sulsel sehari sebelum pencoblosan.
Menurut ketua tim advokasi SK-HD, Abdullah Hasan, lembaga yang dipimpin Herman Heizer tidak kredibel dalam hal Pemilu. Pihaknya meminta yang berwajib agar dalam waktu dekat melakukan pemanggilan terhadap pimpinan CRC.
“Kami berharap aduan dan laporan di KPUD Takalar dan Polda Sulsel ditindak lanjuti secepatnya. Kenapa, untuk memberikan sanksi berat sebagai bentuk efek jera kepada lembaga survei yang telah membuat gaduh suasana Pilkada Takalar dimasa tenang,” katanya kepada Wartawan, Kamis (16/2/2017).
Sementara itu, Manager Riset CRC, Andi Wahyu mengatakan, pihaknya masih menunggu surat resmi yang disampaikan kepada CRC.
“Kami di CRC merasa telah melakukan survei dengan metode ilmiah yang mampu dipertanggungjawabkan. Apa yang kami publikasi sesuai dengan temuan lapangan, tanpa menambah atau mengurangi sedikitpun. Jika dianggap pembohongan publik, maka seharusnya mereka menyampaikan info yang sebenarnya seperti apa?,” jelasnya.
Diketahui, hasil survei yang dirilis CRC untuk Pasangan Bur-Nojeng memperoleh 61,3 persen. Sementara pasangan SK-HD hanya memperoleh 29,8 persen. Sementara, hasil real count berdasarkan hasil scanning form C1 di KPUD Takalar, pasangan SK-HD mampu unggul 50,58 persen, sedangkan Bur-Nojeng hanya memperoleh 49,42 persen.(Zul)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar