Ayo Hindari Bahaya Riba


Oleh: Abu Aiz

Fenomena yang terlihat akhir akhir ini riba sudah sangat melekat dalam kehidupan sebagian masyarakat bahkan mereka sangat menikmati termasuk berusaha dengan berbagai cara mengajak orang lain masuk dalam lingkaran riba itu sendiri.
Padahal betapa ruginya para pelaku riba karena termasuk tujuh dosa besar yang akan membinasakannya dan itu pasti akan terjadi bagi para pelaku dan penikmat riba.
Sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadits yang tertulis dalam *kitab irsyadul ibad ila sabilil rosyad* bahwa Abu Hurairah ra berkata, Nabi saw bersabda:
“Jauhilah tujuh dosa besar yang akan membinasakan. Mereka bertanya : Ya Rosulullah saw apakah yang tujuh itu? Jawab Nabi saw:
1. Syirik mempersekutukan Allah;
2. Berbuat sihir (tenung);
3. Membunuh manusia yang diharamkan Allah kecuali dengan hak;
4. Makan riba;
5. Makan harta anak yatim;
6. Melarikan siri dalam jihad fi sabilillah
7. Menuduh zina terhadap.wanita mu’minat yang sopan. (H.R. BUKHORI, MUSLIM).
Bahkan dalam hadits lain, disebutkan dari Ibn Abid Dunya dan Al Baihaqi meriwayatkan dari seorang sahabat berkata:
Pada suatu hari Nabi saw berkhutbah dan disitu menyebutkan riba, dan menerangkan besarnya dosa, sehingga bersabda:
Sesungguhnya satu dirham yang didapatkan orang dari riba, lebih besar dosanya disisi Allah daripada tiga puluh enam kali perzinahan yang di lakukan oleh seseorang
Terkait riba inipun Aththabrani meriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda:
Awaslah kamu dari dosa-dosa yang tidak dapat diampunkan, yaitu GHULUL (MENGHIYANATI HAK BERSAMA), maka siapa memgambil sesuatu dengan cara GHULUL, maka ia akan memikulnya pada hari kiamat.
Dan kedua makan riba, maka siapa yang makan riba akan dibangkitkan pada hari kiamat bagaikan orang gila yang ngawur (ngaco), kemudian Nabi saw membaca ayat yang artinya: Mereka yang makan riba, tidak dapat berdiri tegak kecuali bagaikan orang yang dipermainkan syaithon karena gila (syaraf).(Al Baqoroh 275)
Masihkah diantara kita terbenam dalam perbuatan RIBA?????
Mumpung nyawa masih bersama diri kita, bertobatlah secara sungguh sungguh apabila telah masuk dalam kegiatan riba. TINGGALKAN, TINGGALKAN DAN TINGGALKAN.

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar