Dinas Perdagangan Makassar Gudang Dalam Kota Tutup

Kepala Dinas Perdagangan Mengecek Berkas Gudang

Kabarmaspul.com- Solusi tentang permasalahan gudang dalam kota (GDK) tampaknya membuahkan hasil yang positif di tahun ini, setelah Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar mengedarkan surat peringatan tentang pemberian tenggang waktu tiga bulan kedepan bagi seluruh pemilik gudang untuk segera memberhentikan pengoperasiannya ditengah masyarakat yang sejak dahulu menuai protes tersebut.
Surat peringatan yang disebar Dinas Perdagangan sejak bulan Februari yang lalu itu, menjelaskan bahwa para pemilik gudang didalam kota wajib memberhentikan aktivitasnya guna memberikan rasa nyaman kepada warga Kota Makassar secara menyeluruh.
Olehnya itu, Kepala Dina Perdagangan Kota Makassar, Andi Muh Yasir menegaskan di Kantor Disdag Jalan Rappocini Raya jika pemilik gudang belum juga berhenti beraktivitas sejak dikeluarkannya surat tersebut selama tiga bulan selanjutnya, Rabu, (08/03/2017).
Maka kata Yasir, Tim Satgas gudang akan turun untuk melakukan tindakan yaitu penutupan secara paksa dengan memberlakukan gembok dan stiker khusus yang disertai oleh Undang-undang tersebut.
“Kalau waktu didalam surat edaran itu sudah lewat dan masih beroperasi, maka kami selaku yang berwenang akan menutup gudang yang diketahui masih beroperasi,”kata mantan Kepala BPM Makassar ini.
Tak sampai disitu saja, Muh Yasir mengungkapkan penertiban dan pengendalian gudang dalam kota akan ditangani secara khusus oleh tim satgas yang telah mendapat restu Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto melalui Peraturan Walikota (Perwali) tahun 2017 tersebut.
“Gembok dan stiker yang akan kami pasang di setiap gudang yang melanggar Undang-undang adalah simbol aturan yang dilindungi oleh hukum di Kota Makassar ini,” tegasnya kembali.
Lebih lanjutnya, Ia menuturkan Dinas Perdagangan Kota Makassar jiga mengharap peran serta seluruh pihak yang berwenang untuk memberikan masukan serta laporan agar masalah gudang dalam kota segera selesai.
“Selain pihak yang terkait, kami juga berharap warga turut mengawasi pergerakan gudang dalam kota dan melaporkannya ke pihak Dinas Perdagangan untuk segera ditindaki,” harapnya.
Dari informasi yang dihimpun, diketahui izin gudang dalam kota sudah tidak diterbitkan lagi oleh Pemkot Makassar.
“Saya rasa sudah tidak ada lagi izin gudang di Kota Makassar yang ada hanya izin usaha saja, tetapi kalau memungkinkan masih ada izin gudang kami akan mendeteksi keberadaan gudang tersebut,” jelasnya.(Fitri)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar