HPMM Minta Polda Transparan Ungkap Kasus Bimtek Dan Penggeledaan Kantor PU Enrekang

Jenderal Lapangan, Agung Purba Latowu

Kabarmaspul.com- Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM) menuntut Polda Sulsel agar transparan terkait kasus Bimtek.
Jenderal Lapangan, Agung Purba Latowu, mengatakan, sejak Team Dirkrimsus Polda Sulsel melakukan penggeledahan di kantor DPRD Kab. Enrekang dan Kantor Dinas PU Kabupaten Enrekang, pihak Dirkrimsus sampai hari ini belum mengeluarkan hasil penggeledahan.
"Jangan sampai ada main mata," sebut Agung di sela-sela aksi demonstrasi di Polda Sulsel, Kamis (23/3).
Agung menambahkan, pihak Dirkrimsus Polda Sulsel telah berjanji akan menetapkan tersangka kasus Bimtek. Namun, sampai hari ini belum ada. "Pihak polda harus transparan," tegasnya.
Penggeledahan yang dilakukan oleh Dirkrimsus Polda Sulsel terkait kasus Bimtek Angaran Tahun 2015/2016, dilakukan penggeledahan sejak 10 Maret. Namun, hasilnya belum ada kejelasan.

ketua PP HPMM priode 2017/2019 Zulfikri, mengatakan dalam orasinya, meminta polda SulSel untuk segera mungkin menetapkan tersangka di balik indikasi korupsi dana bimtek DPRD Enrekang,dan meminta pihak Polda SulSel agar tidak masuk angin dari kasus itu.

Adapun tuntutan aksi HPMM Menggugat sebagai berikut:
1. Usut tuntas kasus dana bimtek tahun anggaran 2015/2016 DPRD kabupaten Enrekang.
2. Tangkap, adili dan penjarakan koruptor dana bimtek  tahun anggaran 2015/2016 DPRD Enrekang.
3. Mendesak Polda SulSel mentransparankan penggeledaan kantor dinas PU kabupaten Enrekang tahun 2016.
4. Meminta Polda SulSel tidak masuk angin terkait penggeledahan kantor dinas PU kabupaten Enrekang dan kantor DPRD Enrekang.
(Zul)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar