Ini Analisis IPI Terkait Simulasi Paslon Pilwali Makassar

Suwadi Idris Amir

Kabarmaspul.com- Menjelang Pilkada Makassar 2018, sejumlah nama bakal calon Walikota Makassar mulai bermunculan. PT Indeks Politika Indonesia (IPI) mulai menganalisa dan melakukan simulasi nama-nama bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar.

Analis Politik dari PT Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir, menggambarkan simulasi pasangan kuat di Pilkada Makassar.

Simulasi pertama yaitu jika petahana Danny Pomanto (DP) – Farouk M. Betta (Aru) berpaket dan Nasran Mone menjadi alternatif. ” Partai Golkar, berpotensi mengusung pasangan ini,” katnya melalui rilis resmi yang diterima kabarmaspul.com, Kamis (30/3/2017).

Simulasi kedua, kata dia, yaitu jika paket Syamsul Rizal (Deng Ical) – Husain Abdullah (Uceng) atau Husain Abdullah (Uceng) – Dr Syamsul Rizal (Ical). ” Paket ini berpotensi akan diusung Partai Dmeokrat,” sebutnya.

Simulasi ketiga yaitu, jika Rusdin Abdullah (Rudal) – Rahmatika Dewi (Cicu) berpaket, dimana partai Nasdem berpotensi pengusung utama.

Simulasi keempat yaitu, jika Andi Idris Manggabarani – Ashabul Kahfi berpaket, dimana partai Gerindra dan PAN berpotensi menjadi partai pengusung.

Simulasi-simulasi pasangan tersebut menurut Suwadi paling ideal, sebab selain mewakili geopolitik.

“Pasangan-pasangan tersebut saat ini paling populer dan mewakili elit kelompok politik di Sulsel. Jika simulasi pasangan tersebut betul-betul terwujud. Maka Pilkada Makassar akan berlangsung seru dan sangat dinamis,”jelas Suwadi.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar