Kohati SulSeBar Akan Menggelar Festival Perempuan Bergerak


Kabarmaspul.com- Kesetaraan gender seakan tak pernah usang untuk didiskusikan. Sebab, meskipun keterwakilan perempuan di parlemen Indonesia telah mencapai 30 persen, akan tetapi pada ruang-ruang tertentu masih saja terasa hadir diskriminasi terhadap eksistensi perempuan.

Berangkat dari kegelisahan itulah sehingga Aktivis Peremuan Bergerak (perak) bekerja sama dengan Korps HMI Wati (Kohati) Badan Koordinasi (Badko) HMI Sulawesi selatan dan Barat (Sulselbar) berencana menggelar kampanye Perempuan ke dalam kemasan berbeda yakni “Festival Perempuan Bergerak”.
Dalam Festival Perempuan Bergerak yang akan digelar di Benteng Rotterdam pada 16-17 Maret mendatang ini, akan mengundang sejumlah komunitas, organisasi-organisasi kepemudaan, praktisi, akademisi, budayawan dan juga politisi.

“Dalam kegiatan nanti, akan ada Talk Show, antara Lain membahas Perempuan dan Kemandirian Ekonomi, dan juga sinergitas gerakan perempuan,” kata koordinator kegiatan, Vera Alfiani, Senin (13/3/2017)

Selain talk show, kata Vera, akan ada juga festival kuliner, fashion street dan juga tak kalah penting ialah kelas feminis.
Kelas feminis ini dibuat khusus dan terbuka untuk umum dan lintas gender. Salah satu penguatannya nanti adalah mengulas kembali gerakan-gerakan perempuan di Indonesia dan Makassar khususnya, dengan harapan mengukuhkan kembali semangat perjuangan perempuan yang mulai kendor.

“Ada banyak Non Goverment Organization (NGO), maupun Organisasi perempuan di Indonesia namun gaungnya belum terlalu kelihatan, itulah yang menjadi salah satu tujuan festival ini, yakni menggelorakan kembali, gerakan NGO maupun Organisasi yang fokus terhadap perjuangan perempuan, untuk kemudian bersatu, dan bersama-sama memassivkan lagi gerakan perempuan,” kata Vera, yang juga Kabid Internal Kohati Badko Sulselbar.

Ketua Kohati Badko Sulselbar, Putri Utami Muis menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata daripada konsep Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditelorkan oleh PBB tahun 2015 silam yang mana pada poin ke 5 mengenai kesetaraan gender.

“Dengan kegiatan ini kami berharap dapat meringankan kerja pemerintah dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan(SDGs) serta mampu berkontribusi penuh dalam pengembangan sumber daya perempuan khususnya untuk wilayah Sulselbar.” tutur Pute’ sapaan Akrab Putri Utami Muis.(Fitri)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar