Rektor UIM Harap Prodi Ilmu Alquran Bisa Cetak Ulama NU


Kabarmaspul.com- Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru. Gelombang I diikuti 112 orang calon mahasiswa untuk Program Studi Ilmu Alqur’an dan Tafsir yang berasal dari berbagai Pesantren dan SMA di Sulawesi Selatan, Rabu (15/3/2017). Kegiatan ini dipusatkan di Auditorium KH Muhyiddin Zain.
Dekan Fakultas Agama Islam UIM, Dr Ruslan mengatakan, program studi Ilmu Alqur’an dan Tafsir memiliki visi misi untuk mewujudkan UIM sebagai kampus Islami dan Qur’ani yang berlandaskan Islam Ahlusunnah Wal Jamaah Annahdliah.
“Perlu kami sampaikan, saat ini banyak anak-anak kita yang memiliki potensi sebagai hafidz, namun terkendala persoalan biaya, tetapi dengan adanya dukungan penuh dari rektor dan ketua Yayasan Prof Iskandar Idy untuk memberikan ruang kepada kami untuk mencari beasiswa dari donatur-donatur yang ada, sehingga kedepan mahasiswa yang lulus seleksi akan kami berikan beasiswa full,”ujarnya.
Kata dia, Fakultas Agama Islam melalui program studi Ilmu Alqur’an dan Tafsir menekankan kepada calon mahasiswa untuk tidak hanya mencari gelar semata, melainkan mencari keberkahan dari isi Alqur’an.
“Disisi lain, semua calon mahasiswa akan diuji kemampuan membaca kitab kuning, Bahasa Arab, dan tes hafalan Alqur’an,”ujarnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Islam Makassar, Dr. A. Majdah M Zain yang hadir membuka secara resmi seleksi calon mahasiswa baru mengatakan, setiap peserta harus mempersiapkan diri dan mentalnya untuk menerima pelajaran.
“Mahasiswa tidak perlu lagi memikirkan biaya dan lain sebagainya, melalui Prodi Ilmu Alqur’an dan Tafsir, UIM ingin mencetak ulama dimasa depan, sebagai proses regenerasi kelimuan ulama,” ujarnya.
Terkait dengan metode pengajaran, jelas Majdah, pihkanya mengadopsi kurikulum Universitas yang di Al Azhar Mesir, Universitas Timur Tengah lainnya, dan beberapa Pesantren NU yang ada di Indonesia.
“Perlu kami sampaikan, biaya pendidikan didapatkan melalui donator dan akan menjadi orang tua asuh setiap mahasiswanya, saat ini sudah memiliki kouta 25 orang, tentunya kedepan pihak rektorat dan fakultas akan terus mencari orang tua asuh untuk menambah kouta beasiswa,” tambahnya.
Ia juga berharap melalui Fakultas Agama Islam tentunya akan menjadi icon untuk fakultas lain untuk mewujudkan visi misi UIM sebagai kampus Islami dan Qur’ani yang berlandaskan Islam Ahlusunnah Wal Jamaah Annahdliah.(Fitri)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar