Stop Minum Teh Setelah Makan,Ini Penjelasannya


Kabarmaspul.com- Teh adalah salah satu jenis minuman tertua dan paling populer di seluruh dunia. Selain bisa disajikan panas atau dingin sesuai selera, rasanya pun tak terhitung banyaknya. Yang lebih penting lagi, teh memberikan banyak manfaat kesehatan.
Menyeruput teh setiap hari memang terasa nikmat. Namun, sebenarnya minum teh juga tidak boleh terlalu banyak dalam sehari. Minum teh yang disarankan tidak lebih dari tiga cangkir dalam sehari. Karena, terlalu banyak minum teh juga memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan.
Salah satu yang harus dihindari adalah minum teh setelah makan. Kebanyakan dari kita pasti punya kebiasaan untuk minum teh tak hanya sebelum makan, tapi juga setelah makan. Ketika kita makan di restoran ataupun warung, banyak juga yang kemudian memilih untuk minum teh manis atau teh tawar.
Padahal ada bahaya minum teh setelah makan yang banyak dari kita belum mengetahuinya sama sekali. Hal ini disebabkan teh mengandung tanin tinggi, terutama yang lebih kental. Tanin dapat berekasi terhadap zat besi dalam makanan Anda. Jadi, hindari minum teh setelah makan.
Jika keseringan minum teh setelah makan sangat bisa memicu munculnya penyakit anemia. Padahal perlu kita ketahui anemia merupakan penyakit yang cukup berbahaya.
Penyakit ini diakibatkan kurangnya sel darah merah ini menjadi suatu penyakit yang rawan menyerang kesehatan. Kekurangan sel darah merah dalam tubuh bisa berakibat matinya jaringan tubuh.
Minum Teh Setelah Makan Membuat Makanan Menjadi Sia-Sia. Meskipun teh memiliki segudang manfaat dan khasiat untuk tubuh, tetapi jika teh dikonsumsi setelah makan ternyata teh justru menimbulkan efek yang berbahaya bagi tubuh. Minuman teh yang dikonsumsi setelah makan bisa menghambat penyerapan nutrisi makanan oleh usus.
Daya serap yang berkurang ketika mengkonsumsi secangkir teh setelah makan adalah 65%, dan jumlah pengurangan daya serap ini lebih besar jika dibandingkan pengurangan daya serap yang diakibatkan karena mengkonsumsi kopi yang hanya 40%.
Perlu kita ketahui bahwa terhambatnya nutrisi makanan yang diserap usus karena minum teh setelah makan ini, bisa terjadi akibat adanya kandungan zat tanin dan catechin dalam teh. Selain menghambat penyerapan nutrisi makanan, zat tanin dalam teh juga bisa mengikat zatbesi dalam tubuh. Dan jika zat besi dalam tubuh terikat maka secara langsung produksi sel darah merah akan berkurang dan menyebabkan anemia.(Kiki)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar