Warga Bara-Baraya Diberi SP3 Penggusuran, Kuasa Hukum: Kodam VI Tidak Paham Proses Hukum


Kabarmaspul.com- Pasca keluarnya SP3 kepada warga Bara-Baraya yang berada di luar asrama TNI AD Bara-Baraya untuk segera mengosongkan lahan tanah okupansi milik Bapak (Alm) Moedhinoeng Dg Matika membuat kuasa hukum angkat bicara.

Kuasa Hukum Muhammad Al Jibra Al Ihsan Rauf, menjelaskan perihal masalah yang sebenarnya. Muhammad mengatakan, pihak TNI secara terang-terangan telah menolak bukti kepemilikan sah yang dimiliki oleh warga berupa akta jual beli tanah.

“TNI mengambil keputusan semata-mata mengacu pada klaim bukti yang hingga hari ini belum pernah ditunjukkan sama sekali kepada warga,”ungkap Muhammad.

Lanjut muhammad, warga tidak akan melakukan perlawan jika tidak memiliki bukti kuat atas kepemilikan tanah yang saat ini warga tempati.

Sementara itu, Ketua Tim Aliansi Bara-Baraya Bersatu Faiz menyebutkan warga sangat tersinggung dengan adanya SP3 dari Kodam VII Wirabuana yang dikirimkan melalui tukang POS.

“Jalan di Abu Bakar Lambogo akan kita tutup terus hingga pihak Kodam tidak lagi mencoba-coba megambil hak dari warga Bara-baraya,”pungkasnya.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar