Asisten 1 Pemkot Makassar Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi Lahan Buloa



Kabarmaspul.com- Asisten I Pemerintah Kota Makassar M. Sabri ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar. Hal ini dibenarkan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Salahuddin.

Saat dikonfirmasi kabarmaspul.com, Salahuddin mengatakan M. Sabri bersama dua rekannya Jayanti Ramli sebagai pemilik lahan, dan Rusdi sebagai penerima sewa telah ditetapkan sebagai tersangka pada gelar perkara yang dipimpin langsung Kajati Sulselbar Jan S Maringka, Selasa

“Iya, saya kira sudah ditetapkan tersangkanya,” katanya, Kamis (27/4/2017).

Dugaan tindak pidana korupsi bermula pada saat penutupan akses jalan di atas tanah negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo tahun 2015. Jayanti dan Rusdin mengakui memiliki surat garapan tahun 2003 atas tanah negara yang merupakan akses ke proyek pembangunan Makassar New Port.

Atas dasar itu, para tersangka Jayanti dan Rusdin yang difasilitasi oleh Sabri yang bertindak seolah-olah atas nama Pemerintah Kota Makassar meminta dibayarkan uang sewa kepada PT. PP selaku pelaksana pekerjaan sebesar Rp 500 juta selama 1 tahun yang dituangkan dalam surat perjanjian.

Padahal, diketahui bahwa surat garap yang dimiliki tahun 2003 tersebut, lokasinya masih berupa laut hingga di tahun 2013.

“Selanjutnya tim akan mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka mulai pekan depan,” kata Salahuddin.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar