Begini Cara Pohon Bekerja Yang Membuat Anda Sehat


Kabarmaspul.com- Pohon tidak hanya memperindah penampilan kota, tetapi juga memengaruhi kesehatan penduduk di dalamnya. Apalagi melihat manfaat pohon dalam mengurangi polusi udara.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa setiap tahunnya, polusi udara berhubungan dengan 3 juta kematian prematur.
Berkaitan dengan itu, Departemen Kehutanan Amerika Serikat dan Davey Institute menemukan bahwa pepohonan di lingkungan urban dan hutan kota dapat menyelamatkan kurang lebih satu jiwa per kota.
Partikulat polusi udara yang kurang dari 2.5 mikron (PM2,5) memiliki efek yang sangat serius terhadap kesehatan. Partikulat ini dapat menyebabkan kematian prematur, peradangan paru, pembentukan aterosklerosis, dan perubahan fungsi jantung.
Beruntung, secara alami pepohonan dapat memperbaiki kualitas udara dengan menetralkan polutan tersebut.
Bagaimana pohon dapat memperbaiki kualitas udara?
Ada empat cara pohon membuat kualitas udara di lingkungan perkotaan lebih baik, seperti:
1. Menurunkan suhu udara
Uap air dan efek sejuk dari pepohonan membuat suhu udara turun. Suhu udara yang rendah akan menghambat pembentukan berbagai polutan udara, termasuk PM2,5 dan ozon.
2. Menghilangkan polusi udara
Pohon dapat menyerap gas dan partikulat halus penyebab polusi udara. Beberapa pohon dapat mengurangi polusi udara lebih banyak dibandingkan pohon lainnya.
Contohnya, tumbuhan konifer (pohon berdaun jarum yang serupa pohon cemara) yang dapat membuat partikel polutan menempel pada daun-daunnya.
Pohon elm juga efisien dalam mengurangi gas-gas berbahaya dengan menyerap dan mengubahnya menjadi bentuk yang tidak berbahaya.
3. Mengeluarkan zat-zat yang memengaruhi pembentukan polusi udara
Beberapa pohon melepaskan zat pembentuk ozon dan karbon monoksida yang berefek negatif pada kualitas udara.
Namun, pada atmosfer yang memiliki kadar nitrogen rendah, zat-zat yang dilepaskan ini justru dapat membersihkan ozon. Dengan demikian, kadar ozon pun juga menurun.
4. Menurunkan penggunaan energi di gedung-gedung bertingkat
Di musim panas, pohon berfungsi sebagai penyejuk udara alami; sementara di musim dingin, pohon dapat menghalangi angin yang masuk.
Dengan demikian, penggunaan pemanas atau pendingin udara dalam gedung dapat dikurangi. Konsekuensinya, pelepasan gas yang membuat polusi udara dari pembangkit listrik juga dapat dikurangi.
Dave Nowak, ilmuwan senior di Departemen Kehutanan Amerika Serikat, mengatakan bahwa pohon-pohon yang ditanam di perkotaan hanya mengurangi polusi udara rata-rata sebanyak 1% dan paling banyak hingga 15%. Sekalipun kecil, manfaat kesehatannya tetap besar.
Studi yang dilakukannya di 48 negara bagian Amerika Serikat menunjukkan, pohon-pohon tersebut dapat mengurangi 17.5 juta ton polusi udara. Angka tersebut setara dengan investasi kesehatan sebanyak 6.8 miliar dolar AS. Sebanyak 850 kematian juga dapat dicegah setiap tahunnya.
Di samping mengurangi polusi udara, pohon juga dapat mengurangi stres pada manusia. Ketika seseorang melihat warna hijau dan berinteraksi dengan alam, kadar hormon kortisol yang muncul saat stres akan turun.
Bila memungkinkan, tanamlah pohon di sekitar rumah Anda agar lingkungan lebih sejuk. Lingkungan yang sejuk akan meminimalkan polusi udara dan mengurangi kejadian penyakit saluran pernapasan.(Kiki)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar