Dimosi Tidak Percaya, Herman Heizer: Mungkin Mereka Khilaf

Herman Heizer

Kabarmaspul.com- Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan, Herman Heizer (HH), merespons santai aksi mosi tidak percaya sejumlah oknum yang mengatasnamakan Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi sejumlah kabupaten kota di Makassar.

“Mungkin mereka khilaf,” ujar Herman saat menghadiri peresmian Cafe Kampus Kedua di BTP Makassar, Minggu 16 April 2017.

HH menyebut mereka khilaf, karena alasan mosi tidak percaya di matanya sangat tidak berdasar. Tudingan pertama bahwa HH melanggar pasal 23 ayat 3 terkait persyaratan anggota badan pengurus itu sudah klir.

Pasal itu berbunyi; persyaratan khusus bagi calon fungsionaris BPD adalah anggota biasa yang pernah atau sedang menjalani kepengurusan di BPD atau BPC sekurang-kurangnya satu masa bakti penuh.

“Semua pengurus harian memang pernah menjadi pengurus sebelumnya. Baik di BPD maupun di BPC, dan kalau ada kekeliruan atau luput dari pantauan format, SK itu kan bisa ditinjau kembali,” kata Herman.

Tudingan kedua tidak mampu melakukan konsolidasi semua stakeholder di Hipmi Sulsel, juga sangat tidak jelas. Setelah pelantikan, koordinasi terfokus pada pembentukan pengurus BPD.

“Alhamdulillah lancar. Tapi melemah intensitas komunikasi dengan BPC. Sayangnya, dalam pembentukan kepengurusan inilah, tidak semua pihak bisa kita senangkan. Termasuk nama besar dibelakang pertarungan musda itu. Kami sudah mencoba merangkul, tapi mereka memilih untuk bersebarangan. Nah, mereka inilah, kemungkinan menjadi alat oknum yang coba-coba ingin merusak HIPMI,” sebut Herman Heizer.

“Kami sekarang semakin yakin, tidak mungkin bisa menyenangkan orang-orang yang memang tidak punya niat baik pada kepengurusan ini. Tapi apakah kami tinggal diam ketika ada yang coba merongrong organisasi tercinta ini? Tentu tidak,” tegas Herman.

“Coba buka google, cari dan lihat apa saja yang teman-teman di BPD yang sudah lakukan. Tidak ada kerja selain untuk kepentingan organisasi. Puluhan aksi sudah berjalan, padahal Rakerda baru akan dilaksanakan awal Mei mendatang.
“Sekali lagi, saya menduga teman-teman yang ikut-ikutan mosi tidak percaya itu lagi khilaf. Namanya khilaf, jika kemudian sadar dan mau mengaku salah, Insya ALLAH akan kita maafkan. Demi HIPMI tercinta.”

“Saya mengimbau kepada BPC untuk kembali fokus menjalankan agenda organisasi. Jangan lagi disibukkan dengan aktifitas yang tidak bernilai positif dan membangun bagi organisasi. Berkacalah pada kualitas kepengurusan Anda,”sebutnya.(Zul)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar