IKA FISIP Unhas Kutuk Aksi Teror Terhadap Novel Baswedan

Irwan Ade Saputra

Kabarmaspul.com- Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (IKA FISIP Unhas) mengutuk keras segala tindakan teror keji terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab dengan cara penyiraman air keras.
Wakil Sekretaris IKA FISIP Unhas, Irwan Ade Saputra mengatakan, sebagai salah satu elemen bangsa Indonesia, pihaknya punya tanggungjawab sosial dan kepedulian terhadap kasus yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan.
Kata dia, saat ini bangsa Indonesia diperhadapkan pada fenomena kriminalisasi terhadap penegak hukum yang notabene menjadi ujung tombak penegakan hukum dalam memberantas korupsi di Indonesia.
Menurutnya, tindak kekerasan dan teror dengan cara penyiraman air keras terhadap personel KPK yakni Novel Baswedan tidak hanya mencederai secara fisik dan bukan hanya menyakiti Novel Baswedan secara personal, tapi tindakan juga telah menyakiti seluruh rakyat Indonesia.
Terlebih bagi institusi pemberantasan korupsi yakni KPK yang mendapatkan mandat rakyat dan menjadi harapan menuju Indonesia bersih dari tindakan korupsi.
Untuk itu, jelas Ade melalui rilisnya, pihaknya menyatakan mengutuk keras segala tindakan teror keji terhadap penyidik KPK Novel Baswedan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab

Abraham Samad besuk Novel Baswedan
Selain itu, meminta kepada Presiden Republik Indonesia melalui kepolisian untuk mengusut tuntas dan segera menangkap pelaku dan otak kasus tindak kekerasan tersebut.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat dan bangsa untuk menolak segala bentuk tindakan yang dapat melemahkan kinerja institusi Komisi Pemberantasan Korupsi serta bersama-sama memberikan dukungan moral kepada KPK dan institusi penegakan hukum lainnya agar tetap tegar dan kuat dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujarnya.
Kata dia, secara kelembagaan IKA FISIP Unhas mendukung pemerintah Indonesia melalui institusi KPK bersama institusi penegak hukum lainnya, untuk selalu bersikap independen dan profesional dalam rangka pemberantasan serta pencegahan tindak korupsi di Indonesia.
“Ini penyataan sikap kami sebagai alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, semoga kasus yang menimpah penyidik KPK segera diselesaikan agar tidak menimpah pihak lain dan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia semakin kuat kedepan,”sebutnya.(Kiki)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar