Jendral Mulyono: Indonesia Darurat Ancaman Proxi War


Kabarmaspul.com- Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Mulyono menyampaikan pesan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan kondisi bangsa Indonesia yang kini sedang menghadapi ancaman perang yang lebih dikenal dengan proxy war.

Hal tersebut ia sampaikan saat membawakan pidato dalam acara peresmian pergantian nama Kodam VII/Wirabuana menjadi Kodam XIV/Hasanuddin di Lapangan Karebosi, Rabu, (12/4/2017).

Ancaman perang proxy ini, kata Mulyono, sulit dideteksi karena tidak berhadapan langsung dengan negara yang melancarkan perang terhadap NKRI. Melainkan, menggunakan tangan ketiga, baik state actor dengan kekuatan kecil, maupun non state actor yang berasal dari luar maupun dalam negeri sendiri.

“Sulitnya memprediksi dan menyadari datangnya ancaman ini juga disebabkan oleh sifatnya yang abstrak dan multidimensional, serta menyentuh langsung aspek-aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara seperti aspek ideologi, politik, ekonomi, budaya, perdagangan, pertanian, ketenaga kerjaan dan lain-lain,"jelasnya Mulyono.

Mulyono melanjutkan dengan mencontohkan realitas kehidupan yang terjadi di sekitar kita dewasa ini. Dimana, menunjukkan kecenderungan bahwa kita telah semakin terbawa oleh arus kepentingan pihak yang melancarkan proxy war terhadap Indonesia.

“Penguasaan media massa untuk melakukan pembentukan opini, menciptakan rekayasa sosial dengan tujuan membuat kegaduhan masyarakat, telah semakin kita lihat dan rasakan dampaknya.” ujarnya

Menjawab tantangan tersebut di atas, kata Mulyono, masyarakat perlu melaksanakan penguatan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan berpedoman erat pada Konsensus Nasional Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.(Fitri)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar