Meski Tak Dipinang NH, Roem Tetap Setia Bersama Golkar

H.M.Roem

Kabarmaspul.com- Ketua Harian Partai Golkar HM Roem, mengaku tidak masalah siapapun figur yang terpilih nanti menjadi pendamping NH di pilgub. Roem mengaku tak gundah, meski pilihan partai akhirnya jatuh pada nonkader.
“Kalau nanti ada figur yang lebih pantas, tentu semua kader harus menerima. Saya pun secara pribadi demikian, kalau tak dipinang tak masalah. Toh saya tetap Golkar,”kata Roem,senin(10/4/2017).
Roem mengatakan, Golkar telah menempanya menjadi politisi yang tidak terbiasa memburu obsesi pribadi. Selama ini ia bekerja benar-benar murni untuk membesarkan partai dan mengabdi pada masyarakat.
“Saya pernah jadi bupati, kemudian jadi anggota DPRD. Pengalaman itu menempa saya untuk tidak terbiasa mengedepankan ambisi pribadi,”jelas Roem.
Partai Golkar usai menyerahkan SK rekomendasi cagub kepada NH, mulai bekerja menjaring figur untuk dipinang sebagai cawagub. Ada beberapa tokoh yang mengemuka, di antaranya, Aziz Qahhar Mudazakkar, Nurdin Abdullah, Tanribali Lamo serta HM Roem sebagai satu-satunya representasi kader internal Golkar Sulsel.
Dari empat figur ini, Nurdin Abdullah dan Aziz Qahhar disebut menempati rangking elektabilitas tertinggi. Sementara Roem, menjadi figur terpopuler untuk kader internal.
Hanya saja, jika disandingkan dengan tiga figur lainnya, Roem diakui masih berada di bawah Aziz, Nurdin dan Tanribali.
Karenanya, kans Roem menjadi cawagub relatif lebih kecil dibanding ketiganya.
Roem sendiri mengaku berlapang dada apapun yang diputuskan partai.
“Bukan cuma saya, semua harus bisa menerima. Karena tentu itulah yang terbaik,”katanya.
Ia mengatakan, setelah partai memilih cawagub, tidak boleh lagi ada yang tidak setuju. Semua harus mendukung dan bekerja memenangkan Pak NH.
“Golkar itu terbiasa dengan demokrasi seperti ini. Sebelum ditetapkan, semua boleh punya pilihan. Tapi setelah ditetapkan, tidak ada lagi pilihan, kecuali satu, pilihan partai,” jelasnya.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar