Pilkada Takalar Usai, Bagaimana Kelanjutan Kasus Korupsi Laikang?


Kabarmaspul.com- Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan sengketa Pilkada Takalar yang diajukan pasangan calon (paslon) Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng), membuat tahapan Pilkada Takalar tinggal menunggu penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Takalar pada 29 April nanti.

Dengan berakhirnya tahapan Pilkada Takalar, banyak pihak yang menunggu kelanjutan kasus dugaan korupsi penjualan lahan negara di Desa Laikang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar. Apalagi, nama Burhanuddin Baharuddin sempat disebut-sebut terlibat dalam kasus tersebut yang ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar.

Dalam kasus dugaan korupsi penjualan lahan negara di Desa Laikang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, Kejati Sulselbar sudah menetapkan tiga tersangka yakni mantan Camat Mangarabombang Noor Uthary, mantan Kepala Desa Laikang, Sila Laidi dan Sekretaris Desa, Riswan Siswanto. Dua diantaranya yakni Noor Uthary dan Riswan Siswanto hingga saat ini masih mendekam dalam tahanan menunggu berkas perkara dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Makassar.

Sebelumnya, mantan Kepala Kejati Sulselbar, Hidayatullah menegaskan kasus dugaan korupsi penjualan lahan negara di Desa Laikang Kecamatan Mangarabombang Takalar akan dilanjutkan penyidikannya saat berakhirnya tahapan Pilkada Takalar.

Menarik dinanti, apakah Kejati Sulselbar akan melajutkan penyidikan kasus dugaan korupsi penjualan lahan negara di Desa Laikang Kecamatan Mangarabombang Takalar disaat selesainya seluruh tahapan di Pilkada Takalar.(Fitri)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar