Ada Apa Dengan Harga Bawang Putih Di Indonesia?


Kabarmaspul.com- Bawang putih tengah menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Sebab, ada tren kenaikan harga yang tidak wajar pada komoditas hortikultura ini.

Seperi diketahui, kebutuhan bawang putih Indonesia mayoritas dipasok dari China. Namun, pergerakan harga bawang putih di Indonesia cenderung merangkak naik sedangkan di China alami penurunan.

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti berkomentar mengenai perbandingan terbalik harga bawang putih di China dan di Indonesia ini.
Dia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir pergerakan harga bawang putih di China tengah alami penurunan akibat memasuki masa panen.

“Tidak bisa diingkari sumber bawang putih terbesar di Indonesia dari China, dan harga disana akan sangat mampu mempengaruhi harga di sini (Indonesia) karena mayoritas dari sana, dan akhir bulan ini mulai panen, dan harganya akan turun,” ungkap Djarot, seperti yang dilansir dari Kompas. com, Sabtu (6/5/2017).
Djarot mengatakan, harga bawang putih di China saat ini mencapai 2.000 dollar AS per ton, atau setara Rp 26.600.000 dengan kurs Rp 13.330 per dollar AS.

“Hari ini harganya sudah 2.000 dollar AS per ton, bahkan untuk panen baru sudah jauh dibawah 2.000 dollar AS per ton,” ucapnya.

Dia menjelaskan, saat ini Bulog tengah mempersiapkan melakukan importasi bawang asal China guna menstabilkan harga bawang putih di Indonesia.

“Ini kami mulai minggu depan mulai memasukkan, mungkin minggu depan saya sudah mulai memperbaharui barang kami yang masuk ke pasar, paling tidak untuk mengingatkan pedagang spekulan supaya tidak berlebihan mencari keuntungan,” ujar Djarot.

Djarot mengungkapkan, terkait jumlah yang akan didatangkan pihaknya tidak akan mendatangkan dalam jumlah yang besar, namun bertahap dengan terus melihat pergerakan harga bawang putih di China.
Sumber : Kompas. com
Editor: Fitri

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar