Gara-Gara Rokok, Negara Rugi 500 Triliun Pertahun


Kabarmaspul.com- Rokok ternyata memberikan dampak negatif yang luar biasa. Tidak hanya bagi kesehatan, rokok juga ternyata mengakibatkan kerugian materi yang sangat besar.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan ditemukan fakta bahwa Indonesia mengalami kerugian sebesar Rp 500 triliun per tahun akibat rokok.

“Rp 500 triliun itu kira-kira seperempat dari APBN kita,” kata Kepala Balitbang Kementerian Kesehatan Siswanto, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (16/5/2017).

Rokok, kata Siswanto, mengakibatkan kerugian baik secara langsung dan tidak langsung.
Dampak langsung yakni terkait banyaknya warga yang sakit akibat rokok dan harus keluar biaya pengobatan. Sebagian besar biaya pengobatan itu ditanggung oleh negara lewat program asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
Sementara dampak tidak langsung, misalnya terkait kepala keluarga yang mati muda karena rokok. Akibat hal tersebut, maka keluarga yang ditinggalkan pun harus mengalami kerugian.

“Dia mati umur 50 tahun, berarti ada years lost 20 tahun. Nah 20 tahun dikalikan dengan UMR. Itu totally sampai Rp 500 triliun,” ucapnya.

Atas dasar ini, lanjut Siswanto, Kementerian Kesehatan pun mendorong adanya kenaikan cukai rokok. Ia meyakini apabila harga rokok lebih mahal, maka jumlah perokok akan berkurang.

Sementara uang yang didapat dari cukai bisa untuk menambah anggaran kesehatan.

“Kenaikan cukai rokok ini akan efektif, khususnya untuk perokok pemula, karena kalau harganya mahal akan pikir-pikir dulu sebelum beli,” ucap Siswanto.(Kiki)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar