Komisi VII DPR Minta Penggunaan BBM Eouro 4 Segera Direalisasikan


Kabarmaspul.com- Penerapan bahan bakar minyak (BBM) berstandar Euro 4 yang diwajibkan bagi kendaraan bermotor di Indonesia harus segera realisasikan untuk menjamin kualitas udara. Hal ini penting dilakukan untuk mengurangi polusi udara yang semakin mengancam kesehatan masyarakat terutama di kota-kota besar.
Untuk itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Satya Widya Yudha meminta Pemerintah tetap konsisten memberlakukan BBM Euro 4 tersebut.
Hal itu disampaikan Satya usai menjadi pembicara dalam Forum Air Quality Asia-World Bank High Level Strategy Session di markas United Nation Enviroment Programme (UNEP), New York, Selasa (16/5/2016) lalu.
Pada kesempatan itu, hadir pula Wakil Kepala Perwakilan Tetap Pemerintah Indonesia di PBB Ina Krisnamuthi, Deputy Director of UNEP Jamil Achmad, President and Convenor Air Quality Asia Shazia Rafi, Perwakilan dari Inter Parliament Union (IPU), Chairman US-Indonesia Chamber of Commerce Wayne Forest dan para perwakilan negara Asia dari China, Korea, Pakistan.
“Pemerintah sudah resmi mengeluarkan aturan mengenai penerapan BBM berstandar Euro 4 melalui Peraturan Menteri LHK sejak 10 Maret 2017 lalu. Karena itu, kami meminta aturan tersebut dilaksanakan secara konsisten, bahwa semua kendaraan bermotor di Indonesia wajib menggunakan BBM standar Euro 4 mulai tahun depan,” jelas Satya pada.
Menurut Satya, penerapan penggunaan BBM berstandar Euro 4 tak hanya menjadi tanggung jawab satu institusi tertentu melainkan harus melibatkan lintas kementerian untuk saling bersinergi dalam proses pelaksanaan di lapangan bisa dimonitoring secara kontinyu.
“Ini bukan tanggung jawab Kementerian LHK semata, tapi juga harus bersinergi dengan kementerian lain, seperti Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan serta Kementerian BUMN. Maka dari itu, kontrol pelaksanaan langsung oleh Menteri Koordinator supaya lebih kuat, karena jika dipegang satu kementerian, maka dikuatirkan akan terjdi ego-sektoral, dan ini bisa menghambat realisasi,” kata Satya.(Syaiful/Zul)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar