Menakar Peluang Daeng Ical Dan Cicu Di Pilwalkot Makassar


Kabarmaspul.com- Perebutan kursi Walikota Makassar begitu mendapat perhatian dari semua elemen masyarakat. Dari catatan kabarmaspul.com, puluhan kandidat yang menyatakan bersedia maju telah mendaftar ke beberapa partai politik.
Di antara puluhan kandidat itu, terselip dua nama yang memiliki kekuatan politik yang sama dan berasal dari satu tokoh politik.

Dua kandidat itu yakni Wakil Wali Kota Makassar saat ini Syamsu Rizal (Deng Ical) dan Wakil Ketua DPRD Sulsel, Rachmatika Dewi (Cicu).

Diketahui keduanya besar dan lahir dari tempaan dan didikan eks Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
Lalu, bagaimana peluang keduanya jika maju bertarung dan berhadapan pada Pilwali 2018 mendatang? Pengamat politik, Luhur Andi Prianto memberikan analisanya.

Menurut Luhur, baik Deng Ical maupun Cicu berasal dari patron politik yang sama. Basis suara mereka sama, meski partai politiknya berbeda.

Sehingga, peluang mendapatkan tambahan dukungan dari kantong suara lain, kata Luhur, diprediksi kurang signifikan. Terutama jika nantinya Pilkada Makassar memunculkan lebih dari tiga pasangan calon.

“Perlu pertimbangan serius, karena paket ini berpotensi tidak memperluas basis pemilih,” kata Luhur ke kabarmaspul.com belum lama ini.

Namun, Luhur memberikan catatan bahwa Deng Ical maupun Cicu bisa saja berpaket dan maju asalkan loyalis IAS masih dianggap cukup untuk memenangkan kontestasi. Selain itu, dukungan Partai Nasdem dan Demokrat bisa utuh.

Lebih jauh, akademisi Universitas Muhammadiyah Makassar ini mengatakan bahwa peluang menang kalau paket Deng Ical Rachmatika Dewi betul-betul maju, juga ditentukan formasi kekuatan pasangan lainnya. Termasuk arah koalisi partai politik di luar Partai Demokrat dan Partai Nasdem.

“Sementara kalau mereka maju berdua, dengan pasangan yang berbeda maka dukungan suara basis dari kubu loyalis IAS juga mengalami fragmentasi,” jelas Luhur.

“Kalau keduanya maju, suara basis akan terbelah. Tapi soal kalah atau menang, ditentukan pada dinamika politik terakhir. Termasuk arah dukungan pada incumbent dan penantang yang lain,” tutup Luhur.(Zul)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar