Menakar Peluang Dua Akademisi Dari Dapil Dua Di Pilkada Enrekang


Kabarmaspul.com- figur akademisi sangatlah diperhitungkan dalam prosesi pilkada Enrekang tahun 2018 mendatang. Mengapa tidak, kabupaten Enrekang saat ini membutuhkan sentuhan akademisi dalam menghidupkan semua sektor yang menjadi potensi daerah kabupaten Enrekang. Sebahagian besar masyarakat Kabupaten Enrekang mengharapkan akademisi harus menjadi pemimpin kedepan, dengan kekuatan imu konsep yang dimiliki yang nantinya akan menghidupkan semua potensi yang dimiliki semua pelosok desa.

Menjelang pilkada Enrekang yang akan digelar pada tahun 2018 mendatang, dua akademi yang merupakan putra daerah kini menjadi perbincangan semua kalangan di kabupaten Enrekang. Dua akademisi jago teknik perencanaan itu adalah Jamal Jahid dan Rahman Jamaluddin. Berdasarkan pantauan kabarmaspul.com, keduanya adalah figur dari dapil yang sama, yakni dapil dua yang meliputi kecamatan Anggeraja,Baraka,Malua, dan Buntu Batu.

Secara geopolitik kedua akademisi ini akan menjadi rebutan bakal calon bupati dari dapil satu atah dari dapil tiga Enrekang, untuk menjadikan pasangannya dipilkada mendatang. Kedua akademisi ini memjadi figur sentral yang berbahaya mewakili dapil dua ( berada pada posisi stategis). Mereka juga memiliki keluarga besar yang tidak hanya ada di daerahnya yaitu di dapil dua, bahkan keluarga besarnya menyebar sampai di dapil satu dan tiga. Karena kedua akademisi ini memiliki garis keturunan yang besar di wilayah kabupaten Enrekang. Bahkan kedua akademisi ini berhasil berkontribusi membawa kemajuan di beberapa kabupaten di SulSel, dengan karya konsep dan strategi perencanan tata kelola kota yang mereka miliki.

Para bakal calon bupati yang akan bertarung di pilkada perlu memikirkan kemampuan akademisi dalam membangun kabupaten Enrekang. Agar misi para calon bupati tidak mengalami kesullitan dalam membangun kabupaten Enrekang dengan cara memberdayakan semua potensi yang kabupaten Enrekang miliki.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar