PDIP Pun Bakal Lamar AMAN Sebagai Bakal Calon Walikota Makassar


Kabarmaspul.com- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Makassar resmi membuka penjaringan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar dengan cara yang berbeda dibanding dengan partai politik yang lain.
Dimana tim Penjaringan calon walikota DPC PDI-P Kota Makassar, akan mengantarkan formulir pendaftaran kepada bakal calon walikota Makassar. Tercatat tiga bakal calon telah didatangi partai berlambang Banteng Moncong Putih ini yakni Danny Pomanto atau DP dan Farouk M Betta atau Aru, Kamis (12/5/2017), serta, Rachmatika Dewi atau Cicu, siang ini, Jumat (12/5/2017).
Sekretaris DPC PDI-P Kota Makassar, Mesakh Raymond Rantepadang mengungkapkan, Rombongan PDI-P Makassar akan mengantarkan formulir Cicu usai salat Jumat. Ia menjelaskan, Cicu adalah bakal calon Walikota Makassar ketiga, yang telah menyampaikan niatnya mendaftar di partai banteng moncong putih itu.
Selain itu, PDIP turut akan mendatangi figur lainnya yakni Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina STIE Wira Bhakti Makassar, Andi Mustaman, kemudian Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo dan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali.
“Tapi kita masih tunggu konfirmasi selanjutnya dari beliau. Ini baru informasi saja yang saya dapat,” jelas Mesakh.
Ia menjelaskan, kunjungan pertama kali partainya ke Danny, sebab pasca pembukaan pendaftaran PDI-P Makassar dibuka, Danny merupakan bakal calon wali kota paling pertama yang mengonfirmasi niatnya untuk mendaftar di PDI-P Kota Makassar.
“Pak Danny yang melakukan komunikasi awal dengan PDIP, makanya kita antarkan formulirnya. Jadi tidak ada pertimbangan subjektifitas, tapi ini berdasarkan siapa yang lebih awal mengonfirmasi akan mendaftar di partai kita,” tambah legislator Kota Makassar ini.
Bukan hanya itu kata dia. Bisa saja menurut Mesakh, PDIP Makassar akan mengantarkan formulir kepada figur yang tidak menyampaikan niatnya untuk mendaftar, namun dianggap memiliki kapabilitas untuk ikut bertarung dalam Pilwalkot Makassar 2018 mendatang.
“Itu bisa saja, yang penting kita anggap orangnya kapabel untuk memimpin Kota Makassar, dan memang kemungkinan ada kemauan untuk mengendarai PDIP. Karena memang ini instruksi Bu Mega (Ketua Umum PDIP) untuk jemput bola,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPC PDIP Makassar, Bahar Machmud menjelaskan mekanisme penjaringan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di PDIP Kota Makassar dilakukan dengan cara mendatangi sejumlah Kandidat dengan membawakan secara langsung formulir pendaftaran kepada para bakal calon.
“Empat tahun lalu kita buka di Pilwali dengan cara membuka pendaftaran di DPC, tapi pada Pilwali 2018 sekarang ini kita buka pendaftaran dengan mendatangi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Sementara untuk pengembalian formulir dibawa oleh kandidat ke kantor PDIP Makassar, mulai tanggal 11 sampai 29 Mei 2017,”sebutnya.(Zul)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar