ARU Mengaku Belum Lihat Rekomendasi Golkar Usung Appi


Makassar- Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Bette mengaku belum melihat rekomendasi Partai Golkar kepada bakal calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi).
Dikonfirmasi terkait apakah rekomendasi Golkar yang dimaksud tersebut masih berupa surat tugas atau usungan resmi partainya Aru, sapaan akrabnya, mengaku kurang tahu.
“Kurang tahu, saya belum lihat,” singkat Aru lewat pesan WhatsApp, Sabtu (28/10/2017).
Sekedar diketahui, CEO PSM Makassar itu dipastikan akan menjadi pesaing petahana Danny Pomanto di Pilwali Makassar 2018.
Hal ini dibuktikan dengan pernyataan Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid bahwa Partai Golkar secara resmi telah mengusung menantu founder Bosowa Group, Aksa Mahmud di kontestasi sekali lima tahunan itu.
“Secara formil SK nya belum bisa diperlihatkan tapi secara lisan semua sudah jelas. Saya dari Jakarta satu pesawat dengan Pak Aksa. Dijemput oleh Pak Munafri di Bandara. Ini membuktikan bahwa Golkar fix ke Munafri,” tegas Nurdin saat menggelar pertemuan dengan Munafri di kediaman pribadi Aksa Mahmud di Jl Chairil Anwar, Makassar, Jumat (27/10/2017) malam tadi.
Meski secara formal SK usungan belum diserahkan, tapi Ketua Golkar Sulsel ini memastikan Munafri merupakan calon tunggal usungan partainya di Pilwali Makassar tahun depan.
“Sesuai keputusan tim Pemilu Pusat, Munafri Arifuddin selaku calon Wali Kota Makassar dari Golkar,” tegasnya.
Adapun tindaklanjutnya, kata Nurdin yang juga bakal calon Gubernur Sulsel ini, yakni menyerahkan sepenuhnya ke Appi untuk mencari pendamping bertarung di Pilwali Makassar.
Selain itu, Appi juga diminta mencukupkan tambahan koalisi parpol. Mengingat partai berlambang pohon rindang ini hanya mengontrol 8 kursi di DPRD Kota Makassar.
“Harus koalisi untuk mencukupkan syarat maju di Pilwalkot melalui jalur parpol. Makanya, kita serahkan sepenuhnya ke Pak Appi untuk mencari tambahan partai termasuk siapa pendampingnya,” pungkasnya.
Nurdin menegaskan, salah satu alasan kuat partainya mengusung Appi. Pertama karena Appi adalah kader Golkar sejak dulu, kedua Makassar butuh seorang entrepreneur dan ketiga memiliki jaringan luas tidak hanya di nasional melainkan internasional.
“Tiga point inilah menjadi dasar utama kenapa Golkar resmi mengusung Appi,” terang mantan Ketua PSSI itu, Jumat (27/10/2017) malam.
Sementara itu, Sekretaris DPD II Golkar Makassar, Abd Wahab Tahir berharap Appi tetap memilih kader Golkar sebagai pendampingnya.
“Saya tetap berharap Appi bisa memilih wakil dari kader Golkar, dan saya mendorong Ketua Golkar Makassar untuk mendampingi Appi,” tegas Wahab(Zul)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar