Juknis PPDB Kembali Diprotes, Puluhan Mahasiswa Demo Kantor Gubernur Sulsel


Makassar- Puluhan demonstran yang tergabung dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (27/10/2017) siang.
Aksi unjuk rasa tersebut digelar dalam rangka menyikapi kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sulsel terkait Petunjuk Teknis Pendaftaran Peserta Didik Baru (Juknis PPDB) SMA/SMK tahun ajaran baru 2017/2018.
Koordinator Aksi, Yopie dalam orasinya mendesak DPRD Provinsi Sulsel agar memberhentikan Gubernur Sulsel, karena dianggap melanggar sumpah dan janji jabatannya, yakni tidak melaksanakan UUD 1945 dan Permendikbud No 17 Tahun 2017.
“Copot gubernur, copot Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel karena membuat aturan juknis PPDB bertentangan Permendikbud No. 17 Tahun 2017 serta membiarkan kursi kosong tanpa diatur hukum yang jelas,” tegasnya.
Mereka juga meminta pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus dugaan manipulasi penerimaan murid di SMA 5 Makassar sebanyak empat orang.
Pihak Pemprov Sulsel melalui Kabid Kewaspadaan Nasional da Penanganan Konflik Badan Kesbangpol, Ansyar, SSTP, M.AP yang hendak menemui demonstran gagal, lantaran demonstran menolak dan tetap melakukan aksi.
Unjuk rasa sempat memanas setelah beberapa demonstran memukul-mukul dan menggoyang-goyang pagar gerbang masuk kantor Gubernur Sulsel.
Namun situasi kembali kondusif setelah rekan mereka bersuaha menenangkan. Aksi ini kemudian bubar dengan tertib, namun demonstran mengaku akan kembali melakukan protes, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. (*)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar