Maman Suherman Sebut Hari ini Kematian Koran, Besok Kematian Televisi


Makassar- Lembaga Pers Mahasiswa Corong Universitas Muhammadiyah (LPM Corong Unismuh) Makassar, menggelar ‘Workshop Jurnalistik Sastra’ di Auditorium Al Amien, Kampus Unismuh, Jl. Sultan Alauddin, Makassar, Minggu (29/10/2017).

Dalam kesempatan hadir sebagai pembicara, sastrawan nasional, Maman Suherman. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan lembaga pers kampus di Makassar diantaranya, LPM Profesi UNM, LPM Bioma, UKM Bahasa, LPM Intelligent, UKM Pers Unifa, dan STIKES Panakukang.

Maman Suherman dalam paparan materinya mengungkapkan, di era kekinian dunia jurnalistik sastra tidak lagi mendapatkan ruang dan tempat. Sastra masih punya peluang mendapatkan ruang jika mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Sastra harus memuat 4C yakni, Creativity, Community (ruang komunitas teknologi seperti media sosial), Conectivity (harus mampu membangun jaringan), dan Criticality (unsur kritis), agar jurnalistik sastra dapat mengikuti kebutuhan pembaca di era kekinian,” jelasnya.

Menurutnya, jika tidak mampu beradaptasi dengan perubahan, jurnalistik sastra akan tergerus oleh zaman, seperti halnya koran yang saat ini sudah jarang pembacanya, hal serupa juga akan terjadi dengan media televisi.

“Ketika orang ingin menonton, orang sudah jarang menonton di televisi, tapi lebih banyak menggunakan gadget. Hari ini kematian koran, besok kematian televisi,”tutupnya.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar