RT Ini Tolak Di Jadikan Peluncur Politik

Makassar- Junaedi yang akrab di sapa RT Mudayya salah satu ketua RT di kecamatan Panakkukang sangat menyesalkan adanya format dukungan dari salah satu kandidat Calon Walikota yang memanfaatkan RT/RW untuk melancarkan manuver poltiknya untuk maju di pemilihan Walikota Makassar di periode mendatang

Ia mengatakan cara ini sangatlah tidak etis karena memanfaatkan para ketua RT/RW untuk mengumpulkan KTP dan mengisi format dukungan yang di ketahui untuk jalur independen

Menurut Keppres No.49 Tahun 2001 sudah jelaskan bahwa RT/RW atau Rukun Tetangga/Rukun Warga adalah Organisasi Kemasyarakatan atau Lembaga Kemasyarakatan tugas RT/RW ialah untuk melayani kepentingan warga dalam kaitannya membantu kepentingan pemerintahan setempat "bukan mengurusi kegiatan politik apalagi di manfaatkan untuk menjalankan Form dukungan untuk salah satu Paslon Kandidat" kata junaedi yang di konfirmasi melalui pesan Watshapnya pada Kamis 9/11/17

Lebih jauh ia mengatakan" bahwa Pengurus RT/RW bukanlah organisasi politik. Juga sangat jelas, Pengurus RT/RW adalah melayani kepentingan warga, bukan mengurusi kepentingan politik Kandidat Di pilwali" jelasnya

Lanjut, tambah Junaedi bukan soal boleh atau tidak, akan Tetapi, cara-cara seperti itu tidaklah etis karena sama halnya “memperalat” Ketua RT/RW. Membebani dengan kepentingan politik.

"Sekali lagi saya mengatakan ketua RT/RW Bukan mesin politik yang bisa di manfaakan untuk kepentingan manuver politik" tegas RT Muda ini

Diketahui form permintaan dukungan melalui independen ( non partai ) untuk mendukung pasangan Danny-Indira yang di peroleh dari kelurahan untuk selanjutnya di bagikan ke masyarakat.(Wan)

BAGIKAN:

jasa pembuatan website makassar